Terdampak Efisiensi Anggaran, Pengelolaan Sampah di Sanggau Terganggu
SANGGAU, insidepontianak.com — Efisiensi anggaran di Kabupaten Sanggau berdampak pada layanan pengelolaan sampah. Angkutan menjadi tidak maksimal. Karena anggaran BBM kendaraan ikut dipangkas.
Selain itu, pemeliharaan kendaraan operasional juga tidak dapat dilakukan akibat ketiadaan anggaran. Dampaknya, tidak seluruh armada angkutan bisa difungsikan.
“Untuk saat ini dari jumlah alat operasional tujuh dump truk, hanya tiga dump truk yang terakomodasi,” kata Plt Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sanggau, Sumardi.
Menurut Sumardi, anggaran pengelolaan sampah di Kabupaten Sanggau tergolong kecil dibandingkan volume sampah yang ditangani setiap hari. Bahkan untuk BBM kendaraan angkut saja, anggaran yang disiapkan tidak cukup hingga akhir tahun 2026.
“Jika tidak ada penambahan BBM, kemungkinan pengangkutan sampah hanya mampu dilakukan sampai bulan sembilan ini,” tuturnya.
Penambahan BBM untuk operasional angkutan sampah telah diusulkan. Ia berharap anggaran tersebut dapat disetujui agar penanganan sampah di Kabupaten Sanggau bisa optimal, mengingat volume sampah harian cukup tinggi.
Khusus di Kecamatan Kapuas, volume sampah yang ditangani Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau mencapai 45,7 ton per hari. Sementara secara keseluruhan di Kabupaten Sanggau mencapai 258,36 ton per hari.
Sumardi mengimbau masyarakat melakukan pemilahan sampah mulai dari sumbernya, yakni rumah tangga masing-masing, sehingga sampah yang dibuang ke TPS dapat berkurang. Masyarakat juga diharapkan tetap menaati jam buang sampah pukul 18.00–06.00 WIB.
Penulis : Ansar
Editor : -
Tags :

Leave a comment