Pemkab Sanggau Dukungan Program PKBM untuk Kurangi Anak Tidak Sekolah
SANGGAU, insidepontianak.com -- Pemerintah Kabupaten Sanggau berupaya menekan angka anak tidak sekolah yang saat ini masih mencapai sekitar 11 ribu anak.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sanggau, Robertus Sunohardi menilai peran dan keberadaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) memiliki peran strategis sebagai garda terdepan hingga ke tingkat desa dalam mengatasi persoalan tersebut.
“Kita ingin mengurangi angka anak tidak sekolah di Kabupaten Sanggau yang saat ini ada sekitar 11 ribu agar bisa berkurang. Oleh sebab itu, kami mohon PKBM menjadi garda terdepan sampai ke tingkat desa,” ujarnya, usai mengikuti Workshop Tutor PKBM pada Rabu (29/4/2026) di Aula Babai Cinga, Kantor Bupati Sanggau.
Untuk mendukung langkah tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Sanggau akan menggelar sosialisasi ke setiap desa guna mendorong pembentukan kelompok belajar.
Menurutnya, keberadaan kelompok belajar sangat penting agar tidak ada lagi anak-anak di pelosok desa maupun dusun yang putus sekolah atau tidak mengakses pendidikan. Robertus mendorong agar kelompok belajar ini nantinya dibentuk hingga tingkat desa dan dusun.
“Nanti Dinas Pendidikan akan mengadakan sosialisasi ke desa-desa untuk membentuk kelompok belajar, agar kelompok belajar itu menjadi ujung tombak pusat kegiatan gugus yang ada di Kabupaten Sanggau,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan hal yang sangat penting karena menjadi amanat Undang-Undang Dasar 1945. Karena itu, penanganan anak tidak sekolah harus melibatkan seluruh pihak secara bersama-sama.
“Sekolah ini penting, ini amanat UUD 1945. Karena itu kita harus bersama-sama melibatkan semua pihak agar data yang ada bisa dimanfaatkan secara positif untuk meningkatkan IPM Kabupaten Sanggau,” pungkasnya. (*)
Penulis : Ansar
Editor : -
Tags :

Leave a comment