FKUB Ajak Tokoh Lintas Agama Jaga Kerukunan Demi Sukseskan MTQ XXXIV Kalbar di Kayong Utara

26 Juni 2026 13:06 WIB
Ketua FKUB Kabupaten Kayong Utara, Nazril Hijar pimpin rapat silaturahmi dengan tokoh lintas agama/IST

KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kayong Utara mengajak seluruh tokoh lintas agama memperkuat komitmen menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan sebagai modal utama menyukseskan perhelatan akbar tersebut.

Komitmen itu mengemuka dalam kegiatan silaturahmi FKUB bersama para tokoh lintas agama yang digelar di Kabupaten Kayong Utara. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan nonteknis menjelang MTQ yang akan mempertemukan kafilah dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.

Ketua FKUB Kabupaten Kayong Utara, Nazril Hijar, mengatakan kesuksesan daerah sebagai tuan rumah MTQ tidak hanya diukur dari kesiapan infrastruktur maupun teknis pelaksanaan, tetapi juga dari kemampuan menjaga situasi yang aman, damai, dan harmonis di tengah masyarakat.

"MTQ XXXIV Kalimantan Barat bukan hanya agenda keagamaan umat Islam, tetapi merupakan agenda besar daerah yang membawa nama baik Kabupaten Kayong Utara.

Karena itu, seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh lintas agama, memiliki tanggung jawab yang sama untuk menciptakan suasana yang kondusif sehingga para tamu dan kafilah merasa aman dan nyaman selama berada di Kayong Utara," ujar Nazril.

Menurutnya, kerukunan antarumat beragama merupakan modal sosial yang harus terus dipelihara agar Kabupaten Kayong Utara mampu memberikan kesan positif kepada seluruh peserta dan tamu yang hadir.

Ia menegaskan, FKUB memandang persiapan MTQ tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas pendukung, tetapi juga harus dibarengi penguatan persaudaraan, toleransi, dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

"Kita ingin menunjukkan bahwa Kayong Utara adalah daerah yang menjunjung tinggi toleransi. Masyarakat hidup berdampingan dengan damai tanpa membedakan agama, suku, maupun latar belakang. Inilah modal sosial yang harus terus kita jaga menjelang pelaksanaan MTQ," katanya.

Melalui forum silaturahmi tersebut, FKUB juga mengajak seluruh tokoh agama untuk terus membangun komunikasi yang baik, memperkuat sinergi, meredam potensi konflik, serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh isu-isu yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan daerah.

Nazril menilai, keberhasilan penyelenggaraan MTQ merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat Kabupaten Kayong Utara. Karena itu, dukungan dari seluruh umat beragama menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana yang sejuk, aman, dan penuh persaudaraan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

"Kami berharap seluruh masyarakat menjadi tuan rumah yang baik. Mari kita sambut para tamu dengan keramahan, menjaga keamanan lingkungan, serta memperlihatkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Kayong Utara. Kesuksesan MTQ adalah kebanggaan kita bersama," tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, FKUB Kabupaten Kayong Utara kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi dan memperkuat sinergi lintas agama sebagai bagian dari persiapan menyambut MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026.

Dengan terjaganya kerukunan, keamanan, dan persatuan masyarakat, penyelenggaraan MTQ diharapkan berlangsung sukses, lancar, serta meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta dan tamu yang berkunjung ke Kabupaten Kayong Utara. (*)


Penulis : Fauzi
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar