Landak Mulai Operasikan Layanan Kegawatdaruratan, 16 Ambulans Disiapkan untuk Percepat Layanan

12 Agustus 2026 14:18 WIB
Bupati Karolin ketika memberikan kata sambutan dalam launching PSC 119 Kabupaten Landak/IST

LANDAK, Insidepontianak.com - Pemkab Landak mulai mengoperasikan Public Safety Center (PSC) 119 untuk mempercepat penanganan masyarakat yang membutuhkan pertolongan kegawatdaruratan.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan, keberadaan PSC 119 menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, khususnya dalam menangani kondisi yang membutuhkan respons cepat.

“Pelayanan kegawatdaruratan itu membutuhkan kecepatan, ketepatan, koordinasi dan profesionalisme. Dalam kondisi darurat, setiap menit bahkan setiap detik sangat menentukan keselamatan jiwa seseorang,” kata Karolin, Rabu (12/8/2026).

PSC 119 nantinya menjadi pusat koordinasi antara masyarakat dengan Puskesmas, rumah sakit, layanan ambulans dan instansi terkait dalam penanganan kondisi darurat.

Layanan tersebut mencakup penanganan kecelakaan lalu lintas, bencana, serangan jantung, stroke maupun kondisi medis lain yang membutuhkan pertolongan segera.

Untuk mendukung operasional PSC, Pemkab Landak menyiapkan 16 ambulans melalui skema sewa menggunakan anggaran APBD 2026.

Karolin mengatakan skema tersebut dipilih sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi anggaran daerah di tengah efisiensi.

Dengan sistem sewa, jumlah armada yang dapat disiapkan menjadi lebih banyak dibandingkan jika pemerintah membeli ambulans.

“Dengan uang yang ada kita bisa dapat 16, tapi sistemnya sewa,” ujarnya.

Pada tahap awal, PSC juga akan diarahkan untuk memperkuat respons di jalur-jalur utama yang selama ini banyak terjadi kecelakaan.

Untuk fasilitas pendukung, Pemkab Landak tidak membangun gedung baru. Sebuah gudang yang sudah tersedia dialihfungsikan menjadi kantor PSC.

Karolin menilai langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah tetap menghadirkan pelayanan publik dengan memaksimalkan sumber daya yang tersedia.

“Efektif, efisien, pakai apa yang ada,” katanya.

Ia menegaskan peluncuran PSC 119 bukan akhir dari proses. Sistem pelayanan tersebut akan terus dievaluasi agar berbagai kekurangan dapat segera diperbaiki.

“Yang kurang, yang belum baik, nanti kita benahi sambil berjalan,” pungkasnys.


Penulis : Ya Wahyu
Editor : -
Tags :

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar