Kayong Fest 2026 Resmi Dibuka, Angkat Seni Budaya dan UMKM sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Pemerintah Kabupaten Kayong Utara bersama Polres Kayong Utara resmi membuka Kayong Fest 2026 – Seni Budaya dan UMKM dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Kayong Utara ke-19 dan Hari Bhayangkara ke-80.
Festival tersebut diharapkan menjadi wadah pelestarian budaya lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, mengatakan peringatan hari jadi kabupaten tidak hanya menjadi momentum mengenang sejarah berdirinya Kabupaten Kayong Utara, tetapi juga kesempatan untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan daerah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.
"Melalui Kayong Fest 2026, kita ingin menampilkan kekayaan seni dan budaya daerah sebagai identitas sekaligus kebanggaan masyarakat Kayong Utara. Budaya yang kita miliki merupakan warisan luhur yang harus terus dijaga, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi mendatang," ujar Romi saat membuka festival.
Menurutnya, Kayong Fest bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas seni, dan masyarakat dalam mengembangkan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Romi menilai penyelenggaraan festival tersebut menjadi peluang strategis bagi pelaku UMKM untuk memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan kualitas produk, serta memperkenalkan berbagai produk unggulan Kayong Utara kepada masyarakat yang lebih luas.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan, mulai dari Polres Kayong Utara, panitia, pelaku UMKM, komunitas seni budaya, sponsor, hingga masyarakat yang ikut berpartisipasi.
Selain memperingati hari jadi kabupaten, Kayong Fest 2026 juga menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Bupati berharap sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat guna menjaga keamanan dan mendukung percepatan pembangunan daerah.
Sementara itu, Kapolres Kayong Utara yang diwakili Kompol Dr. Denny Satria
menegaskan bahwa Kayong Fest merupakan momentum untuk memperkuat identitas daerah melalui pelestarian budaya sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
"Kayong Utara memiliki kekayaan budaya, kreativitas, dan potensi ekonomi yang luar biasa untuk terus berkembang dan memiliki daya saing," katanya.
Ia juga menambahkan, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bagi Polri untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat melalui pelayanan yang profesional, modern, dan terpercaya.
Menurutnya, keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan fondasi utama dalam mendukung keberhasilan pembangunan. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama penyelenggaraan Kayong Fest maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut, ia juga mengajak pelaku UMKM terus berinovasi dan meningkatkan mutu produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas, sementara para seniman dan budayawan diharapkan terus berkarya untuk menjaga serta melestarikan warisan budaya daerah.
Pembukaan Kayong Fest 2026 ditandai dengan pernyataan resmi Bupati Kayong Utara yang membuka rangkaian kegiatan festival.
Melalui penyelenggaraan ini, pemerintah berharap tercipta kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, kepolisian, pelaku usaha, komunitas seni, dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Kayong Utara yang maju, aman, sejahtera, serta tetap berakar pada nilai-nilai budaya lokal. (*)
Penulis : Fauzi
Editor : -
Tags :

Leave a comment