Bupati Ketapang Komitmen Perjuangkan 3 DOB Demi Percepatan Pembangunan
KETAPANG, insidepontianak.com – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) untuk pemerataan pembangunan.
Hal itu disampaikan saat menjadi narasumber dalam konsultasi publik penyusunan naskah akademik dan Rancangan Undang-Undang (RUU) kabupaten/kota, di Kantor Gubernur Kalbar, Senin (13/4/2026).
Dalam forum tersebut, Bupati yang didampingi Sekretaris Daerah, Repalianto, menyebut pembentukan DOB bertujuan memperpendek rentang kendali pemerintahan, mempercepat pembangunan, serta meningkatkan pemerataan layanan.
Pemerintah Kabupaten Ketapang saat ini mengusulkan tiga DOB, yakni Kabupaten Jelai Kendawangan Raya, Kabupaten Hulu Aik, dan Kabupaten Matan Hulu.
Usulan tersebut telah disampaikan ke Kementerian Dalam Negeri, DPR RI, dan DPD RI, serta kembali dikomunikasikan langsung kepada Kepala Badan Keahlian DPR RI, Bayu Dwi Anggono, dalam forum tersebut.
Bupati berharap usulan itu dapat segera dikaji dan ditindaklanjuti dalam penyusunan draf RUU pembentukan daerah.
“Komunikasi langsung ini penting untuk memperkuat proses penyusunan naskah akademik dan draf RUU sebagai dasar pembentukan DOB,” ujarnya.
Ia menegaskan, upaya pembentukan DOB tidak hanya melalui pemenuhan administrasi, tetapi juga membutuhkan koordinasi dan advokasi berkelanjutan di tingkat pusat.
Sejak pengajuan dokumen pada Desember 2025, pemerintah daerah terus melakukan langkah lanjutan untuk memperkuat usulan tersebut.
Kabupaten Ketapang merupakan wilayah terluas di Kalimantan Barat dengan luas sekitar 30.012 kilometer persegi dan jumlah penduduk mendekati 600 ribu jiwa. Kondisi geografis yang luas dan beragam menjadi tantangan dalam pemerataan pembangunan dan pelayanan publik.
Pemerintah daerah optimistis, dengan dukungan berbagai pihak, usulan pembentukan tiga DOB dapat segera masuk tahap pembahasan lebih lanjut.
Langkah ini diharapkan mempercepat pemerataan pembangunan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Penulis : Fauzi/ril
Editor : -
Tags :

Leave a comment