Wabup Ketapang Sidak RSUD Agoesdjam, Tekankan Layanan Humanis dan Responsif

9 Juni 2026 10:57 WIB
Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Agoesdjam Ketapang, Senin (8/6/2026). (Prokopim)

KETAPANG, insidepontianak.com – Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Agoesdjam Ketapang, Senin (8/6/2026).

Ia memantau langsung sistem pendaftaran, mengecek kesiagaan petugas resepsionis, hingga memeriksa unit perawatan.

Tak sekadar melihat-lihat, Jamhuri juga berdialog dengan manajemen, petugas administrasi, hingga pasien yang sedang mengantre.

Ia ingin menyerap langsung keluhan dan masukan warga terkait kualitas fasilitas kesehatan tersebut.

Di sela sidak, Jamhuri menegaskan bahwa urusan kesehatan warga harus ditangani secara profesional, cepat, dan ramah.

Menurutnya, kualitas rumah sakit tidak hanya diukur dari canggihnya teknologi atau lengkapnya fasilitas, melainkan dari sikap profesionalitas petugasnya.

“Rumah sakit bukan hanya tempat berobat, tetapi juga tempat masyarakat mencari harapan dan kepastian. Karena itu, setiap petugas harus humanis, ramah, dan membantu dengan sepenuh hati,” tegas Jamhuri.

Sikap responsif ini, lanjutnya, menjadi kunci utama untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap rumah sakit pelat merah.

Karena itu ia meminta seluruh petugas rumah sakit, terutama yang bersentuhan langsung dengan pasien, untuk menjaga performa kerja mereka.

Meskipun RSUD Agoesdjam kini sudah menerapkan digitalisasi lewat Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), Jamhuri mengingatkan agar layanan humanis jangan sampai hilang.

“Senyum, sapaan yang baik, serta kesediaan membantu warga tetap menjadi prioritas utama. Itu tidak bisa digantikan oleh mesin,” imbaunya.

Jamhuri pun meminta manajemen rumah sakit rutin melakukan evaluasi berkala dan membina para staf dan nakes. Setiap komplain dari warga wajib dijadikan bahan perbaikan.

Perhatian khusus juga diarahkan bagi kelompok lanjut usia (lansia) serta warga yang gagap teknologi (gaptek). Petugas diminta aktif menjemput bola, memberikan pendampingan, dan mengarahkan mereka saat mendaftar.

“Jangan biarkan warga kebingungan dengan prosedur. Tugas kita adalah mengarahkan dan memberi solusi. Layanan publik yang baik itu harus memberikan rasa nyaman dan kemudahan,” tambahnya.

Sidak kali ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam memperkuat reformasi birokrasi di sektor kesehatan.

Lewat peningkatan SDM dan dukungan teknologi, RSUD dr Agoesdjam diharapkan mampu menjadi fasilitas kesehatan yang andal dan menjadi kebanggaan warga Ketapang.***


Penulis : Fauzi
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar