Grebeg Suro 2026 Meriah, Bupati Ketapang Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dalam Keberagaman

20 Juli 2026 13:14 WIB
Bupati Ketapang dan Ketua DPRD Ketapang lepas pawai Grebeg Suro 2026/IST

KETAPANG, insidepontianak.com – Ribuan masyarakat memadati ruas jalan di Kota Ketapang untuk menyaksikan kemeriahan Grebeg Suro Ketapang 2026 yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-29 Keluarga Besar Paguyuban Jawa Ketapang serta tradisi Sedekah Bumi, Sabtu (18/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat persaudaraan sekaligus melestarikan budaya di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Ketapang.

Rangkaian acara diawali dengan Kirab Budaya yang dilepas dari Pendopo Bupati Ketapang. Kirab menampilkan berbagai kesenian tradisional dan gunungan Sedekah Bumi yang diikuti paguyuban Jawa dari berbagai kecamatan di Kabupaten Ketapang.

Antusiasme masyarakat terlihat dari ribuan warga yang memadati sepanjang rute kirab untuk menyaksikan atraksi budaya yang sarat nilai gotong royong dan kebersamaan.

Dalam sambutannya, Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengapresiasi Keluarga Besar Paguyuban Jawa Ketapang yang selama 29 tahun konsisten menjaga dan melestarikan budaya Jawa sebagai bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Ketapang.

"Grebeg Suro dan Sedekah Bumi bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tradisi ini mengajarkan kita pentingnya menjaga kebersamaan, memperkuat persaudaraan, dan melestarikan nilai-nilai budaya sebagai warisan luhur yang harus terus kita jaga bersama," ujar Alexander.

Pada kesempatan itu, Alexander juga menegaskan komitmennya untuk menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang tanpa membedakan suku, agama, budaya maupun golongan.

"Ketapang adalah rumah besar kita bersama. Saya hadir untuk melayani seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang tanpa membedakan latar belakang apa pun. Keberagaman adalah kekuatan yang menyatukan kita. Dengan semangat Guyub Rukun Selawase, mari kita terus menjaga kerukunan, saling menghormati, bergotong royong, dan bersinergi membangun Ketapang yang maju dan mandiri," katanya.

Perayaan Grebeg Suro 2026 sekaligus menjadi ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat, rezeki, dan keberkahan.

Selain menjadi agenda budaya tahunan, kegiatan ini juga menjadi simbol kuat persatuan masyarakat Kabupaten Ketapang dalam merawat keberagaman serta memperkuat harmoni sosial melalui semangat gotong royong dan kebersamaan.


Penulis : Fauzi
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar