Desa Batu Ampar Disiapkan Jadi Destinasi Wisata, Abon Ikan Diproyeksikan Jadi Oleh-oleh Khas

20 Mei 2026 19:46 WIB
Bupati Kubu Raya, Sujiwo saat mengunjungi rumah produksi abon ikan di Desa Batu Ampar, Selasa (19/5/2026). (Insidepontianak.com/Greg)

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mulai menyiapkan Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar, sebagai destinasi wisata berbasis potensi pesisir dan produk lokal masyarakat.

Salah satu produk yang diproyeksikan menjadi oleh-oleh khas daerah itu ialah Boniku Abon Ikan, olahan hasil perikanan milik Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Cita Rasa Pesisir.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Kubu Raya, Sujiwo, saat meresmikan rumah produksi Boniku Abon Ikan di Desa Batu Ampar, Selasa (19/5/2026).

“Insyaallah saya akan wujudkan Desa Batu Ampar ini menjadi tujuan wisata. Ini bukan wacana, saya akan perjuangkan,” tegas Sujiwo.

Menurutnya, Batu Ampar memiliki potensi besar sebagai kawasan wisata karena didukung alam yang masih asri, lingkungan bersih, akses yang cukup mudah, serta masyarakat yang ramah.

Dalam pengembangan desa wisata itu, produk lokal masyarakat akan menjadi bagian penting untuk memperkuat identitas daerah. Salah satunya melalui abon ikan berbahan baku ikan lokal yang diproduksi warga setempat.

“Kita ingin nanti oleh-olehnya juga dari produk masyarakat sini. Pemerintah daerah akan bantu semaksimal mungkin,” ujarnya.

Boniku Abon Ikan dikelola KUPS Cita Rasa Pesisir yang baru dibentuk pada 20 Maret 2026. Meski tergolong baru, kelompok usaha tersebut mulai menunjukkan potensi ekonomi berbasis hasil perikanan lokal.

Saat mengunjungi rumah produksi, Sujiwo bahkan langsung memborong abon ikan buatan warga setelah mencicipi rasanya.

“Saya borong buat stok lauk di rumah. Bahannya juga murni ikan dengan rempah,” katanya.

Ia menilai abon ikan Batu Ampar memiliki cita rasa khas karena menggunakan ikan lokal seperti tenggiri, toman, dan betutu.

Selain mendukung pengembangan wisata, Pemkab Kubu Raya juga berencana memberikan bantuan senilai Rp25 juta kepada KUPS Cita Rasa Pesisir melalui dinas terkait. Bantuan diberikan dalam bentuk peralatan dan kebutuhan produksi.

“Nanti bentuknya barang atau peralatan. Teknisnya akan dikoordinasikan dinas bersama pemerintah desa,” tutur Sujiwo.

Ketua KUPS Cita Rasa Pesisir, Salma, mengatakan dukungan pemerintah daerah menjadi motivasi bagi kelompoknya untuk terus mengembangkan usaha masyarakat pesisir.

“Kunjungan Bupati memberi semangat bagi masyarakat untuk lebih produktif menggali potensi ekonomi selain arang bakau,” ujarnya.

Saat ini Boniku Abon Ikan dikelola 15 perempuan Desa Batu Ampar dengan kapasitas produksi sekitar 30 kilogram abon ikan dalam tiga varian, yakni toman, tenggiri, dan betutu.

Produk tersebut mulai dipasarkan ke toko oleh-oleh, toko roti, kafe, hingga penjualan daring yang dibantu tim SAMPAN Kalimantan.***

Ke depan, Boniku Abon Ikan diharapkan menjadi produk unggulan masyarakat pesisir sekaligus identitas baru Desa Batu Ampar sebagai kawasan wisata berbasis potensi lokal dan lingkungan berkelanjutan. (Greg)


Penulis : Gregorius/biz
Editor : -

Leave a comment