Siaga Hadapi Ancaman Karhutla saat Musim Kemarau, BPBD Kubu Raya Bangun 84 Embung

8 Juli 2026 13:27 WIB
Salah satu keberadaan embung di lahan kosong yang berada di Sungai Raya Dalam, Kubu Raya/IST

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Memasuki musim kemarau di 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubu Raya mulai meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala BPBD Kubu Raya, Arianto, mengatakan ketersediaan air menjadi faktor paling penting dalam upaya pencegahan maupun penanganan karhutla. Pasalnya, saat kemarau debit air di sejumlah wilayah akan mengalami penurunan.

“Yang paling menentukan memang ketersediaan air,” kata Arianto kepada insidepontianak.com, Rabu (8/7/2026).

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, BPBD bersama Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah membangun 84 embung di sejumlah kawasan yang selama ini rawan terjadi karhutla.

Di antaranya, wilayah Sungai Raya Dalam, Punggur, Kuala Dua hingga Rasau Jaya. Keberadaan embung diharapkan menjadi cadangan air saat proses pemadaman jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

“Sudah ada 84 embung yang dibangun di titik-titik rawan,” ujarnya.

Selain itu, BPBD juga memperkuat koordinasi dengan Balai Pengelola Ekosistem Gambut dan Mangrove (BPEGM) untuk melakukan revitalisasi serta perbaikan skat kanal di kawasan gambut.

Langkah itu dilakukan guna menjaga tinggi muka air di lahan gambut sehingga risiko kebakaran dapat ditekan selama musim kemarau.

“Kami juga berkoordinasi untuk revitalisasi dan perbaikan skat kanal,” pungkas Arianto.

BPBD berharap berbagai langkah mitigasi tersebut mampu menjaga ketersediaan air di wilayah rawan sekaligus meminimalkan potensi meluasnya kebakaran hutan dan lahan di Kubu Raya. (Greg)


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar