MPLS Dimulai 13 Juli, DPRD Kubu Raya Dorong Sekolah Fokus Bentuk Karakter Siswa
KUBU RAYA, insidepontianak.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di Kubu Raya akan dimulai pada 13 Juli mendatang.
Momentum tersebut diminta tidak hanya menjadi kegiatan orientasi siswa baru, tetapi juga menjadi langkah awal membentuk karakter peserta didik.
Ketua Komisi IV DPRD Kubu Raya, Muhammad Amri, menilai hari-hari pertama siswa masuk sekolah merupakan waktu paling efektif untuk menanamkan kebiasaan positif.
“MPLS adalah momentum emas untuk membentuk karakter siswa sejak hari pertama sekolah,” kata Amri kepada insidepontianak.com, Jumat (10/7/2026).
Menurutnya, sekolah perlu memanfaatkan MPLS untuk membiasakan siswa menerapkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Di antaranya, tidur lebih awal, bangun pagi, beribadah, berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, gemar belajar, hingga aktif bersosialisasi.
Amri menegaskan, kebiasaan tersebut harus dipraktikkan secara langsung selama MPLS, bukan hanya disampaikan melalui materi.
“Karakter terbentuk dari pembiasaan, bukan sekadar teori,” ujar ketua Fraksi PKS DPRD Kubu Raya itu.
Di samping itu, ia juga mendorong keterlibatan orang tua agar kebiasaan yang ditanamkan di sekolah dapat terus diterapkan di rumah.
Selain itu, sekolah diminta melakukan pendampingan setelah MPLS berakhir agar pendidikan karakter menjadi budaya, bukan hanya program lima hari.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya, Sy. Muhammad Firdaus, memastikan MPLS akan berlangsung selama lima hari mulai 13 Juli 2026.
Firdaus mengatakan, pelaksanaan MPLS tahun ini difokuskan pada penguatan karakter melalui penerapan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
“Fokusnya membangun karakter agar menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari peserta didik,” katanya.
Ia menegaskan, seluruh sekolah dilarang melakukan perpeloncoan dalam bentuk apa pun. MPLS harus berlangsung secara edukatif, aman, ramah, dan menyenangkan.
Disdikbud akan mengimbau para orang tua mengantar anak pada hari pertama sekolah sebagai bentuk dukungan terhadap proses adaptasi sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam pembentukan karakter siswa. (Greg)
Penulis : Gregorius
Editor : -
Tags :

Leave a comment