Kasus Gigitan Hewan di Landak Capai 750 hingga April 2026, Vaksin Masih Aman
LANDAK, Insidepontianak.com — Kasus gigitan hewan penular rabies di Kabupaten Landak terus ditemukan sepanjang 2026. Hingga April, jumlah kasus gigitan tercatat sebanyak 750 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Landak, Susi, mengatakan angka tersebut merupakan akumulasi sejak Januari hingga April 2026. Meski demikian, tidak seluruh kasus gigitan dipastikan positif rabies.
“Kalau jumlah kasus tahun 2025 itu ada 3.563. Sedangkan di 2026, dari Januari sampai April ada 750 kasus gigitan,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Ia menjelaskan, kasus gigitan hewan perlu ditangani secara cepat sebagai langkah pencegahan, meskipun belum tentu seluruhnya berujung pada infeksi rabies.
Dari sisi penanganan, ketersediaan vaksin anti rabies di Kabupaten Landak saat ini masih dalam kondisi aman. Stok vaksin disiapkan untuk memenuhi kebutuhan penanganan kasus yang terus berjalan.
“Ketersediaan vaksin di gudang farmasi masih aman. Ada sekitar 170-an vial yang masih tersedia,” kata Susi.
Selain ketersediaan vaksin, tingkat pemahaman masyarakat terhadap penanganan awal gigitan juga dinilai cukup baik.
Edukasi yang selama ini dilakukan disebut mulai berdampak pada respons masyarakat saat terjadi kasus.
Menurut Susi, sebagian besar masyarakat sudah mengetahui langkah awal yang harus dilakukan setelah mengalami gigitan hewan.
“Mereka sudah cukup paham apa yang harus dilakukan, terutama membersihkan luka dengan air mengalir, mencucinya dengan antiseptik atau sabun,” ujarnya.
Setelah penanganan awal dilakukan, masyarakat umumnya langsung mencari pertolongan ke fasilitas kesehatan terdekat, baik puskesmas maupun rumah sakit, untuk mendapatkan penanganan lanjutan, termasuk vaksinasi.
Pemerintah daerah juga menyediakan vaksin rabies secara gratis di fasilitas layanan kesehatan sebagai bagian dari upaya pengendalian kasus.
Sementara itu, untuk kasus kematian akibat rabies pada tahun 2026, hingga saat ini belum ditemukan.
“Untuk kasus MD di 2026 ini masih nihil. Belum ada laporan,” kata Susi. (*)
Penulis : Ya Wahyu
Editor : -

Leave a comment