Pelajar Dikeroyok Viral Usai Final Turnamen Sepak Bola di Sekura Sambas

6 Juni 2026 20:02 WIB
Ilustrasi

SAMBAS, insidepontianak.com – Viral di Sosmed aksi pengeroyokan terhadap pelajar usai turnamen sepak bola antar pelajar di Desa Sekura, Kecamatan Teluk Keramat, Jumat (5/6/2026) malam. 

Kasi Humas Polres Sambas, AKP Sadoko, mengatakan, dugaan pengeroyokan tersebut diduga melibatkan sejumlah pelajar dan terjadi setelah pelaksanaan Grand Final turnamen sepak bola antar SMP/MTs sederajat yang digelar di Lapangan Sepak Bola SMKN 1 Teluk Keramat.

"Dua korban yang masih berstatus pelajar datang ke lokasi pertandingan untuk menyaksikan laga final. Saat pertandingan berlangsung, diduga terjadi kesalahpahaman yang melibatkan seorang perempuan di sekitar lokasi pertandingan sehingga memicu adu mulut antara korban dengan beberapa pihak lainnya, " jelasnya Sabtu (6/6/2026). 

Ia menambahkan, ketegangan tersebut diduga berlanjut setelah pertandingan berakhir. Saat korban bersama rekannya meninggalkan lokasi dan hendak pulang, mereka kembali bertemu dengan sejumlah orang yang sebelumnya terlibat perselisihan.

"Di kawasan Jalan Raya Desa Sekura, korban mengaku menjadi sasaran tindakan kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama oleh sejumlah orang, " katanya. 

Merasa dirugikan, keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Teluk Keramat untuk ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.

Menerima laporan itu, petugas langsung melakukan serangkaian langkah penyelidikan, mulai dari menerima pengaduan, mendatangi lokasi kejadian, mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut, hingga meminta keterangan dari pelapor dan sejumlah saksi.

“Saat ini penyidik masih melakukan penyelidikan, mengumpulkan keterangan saksi-saksi serta berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Sambas untuk mendalami seluruh fakta yang ada,” ujarnya.

AKP Sadoko menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Mengingat sebagian pihak yang disebut dalam laporan masih berstatus anak, proses penanganan juga memperhatikan prinsip perlindungan anak dan ketentuan dalam Sistem Peradilan Pidana Anak.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing oleh berbagai informasi yang beredar di media sosial dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada aparat penegak hukum.

“Kami mengimbau semua pihak untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan perkara kepada kepolisian dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,” tegasnya.

Hingga saat ini, Unit Reskrim Polsek Teluk Keramat masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi seluruh pihak yang diduga terlibat serta memastikan kronologi kejadian secara utuh. (*)


Penulis : Antonia Sentia
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar