3 KM Jalan Bukit Segoler–Serindang Tak Tersentuh, Herzaky Turun Tinjau Lokasi

6 Juni 2026 11:30 WIB
Kondisi jalan Desa Bukit Segoler menuju Desa Serindang yang belum tersentuh aspal puluhan Tahun. (insidepontianak.com/Antonia Sentia).

SAMBAS, insidepontianak.com – Ruas jalan yang menghubungkan kawasan Bukit Segoler dan Desa Serindang di Kabupaten Sambas berpeluang mendapatkan dukungan pembangunan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD).

Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra, turun langsung meninjau kondisi ruas jalan yang diusulkan masuk dalam program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD), Jum'at (5/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Herzaky didampingi perwakilan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Kementerian Pekerjaan Umum, serta jajaran Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

Ia menjelaskan, kunjungan lapangan dilakukan untuk memastikan usulan pembangunan jalan daerah benar-benar menyasar wilayah yang membutuhkan dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

"Hari ini kami melihat langsung salah satu usulan dari Kabupaten Sambas, yakni ruas jalan di Bukit Segoler dan Desa Serindang. Setelah ditinjau, memang kondisinya sangat membutuhkan perbaikan," ujarnya.

Menurutnya, pembangunan jalan tersebut memiliki nilai strategis karena mendukung berbagai program prioritas nasional, mulai dari swasembada pangan hingga peningkatan akses pendidikan.

Di sepanjang kawasan yang ditinjau, terdapat hamparan lahan pertanian dan jaringan irigasi yang menjadi penopang sektor pertanian masyarakat.

"Tujuan pertama tentu mendukung swasembada pangan. Di sekitar lokasi ini kita melihat banyak area persawahan. Kedua, mendukung swasembada air karena terdapat daerah-daerah irigasi yang perlu ditunjang dengan infrastruktur memadai," katanya.

Selain sektor pertanian, ruas jalan tersebut juga menjadi akses penting bagi dunia pendidikan. Herzaky menyebut terdapat satu SMP dan tiga sekolah dasar yang bergantung pada akses jalan tersebut.

Ia bahkan mengungkapkan bahwa kondisi jalan saat ini juga menjadi kendala dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Hari ini baru satu SMP yang memungkinkan dijangkau. Sementara tiga SD lainnya masih terkendala akses jalan. Karena itu ruas jalan ini sangat strategis untuk mendukung berbagai program pemerintah," jelasnya.

Saat ini total panjang ruas jalan yang diusulkan mencapai 5,4 kilometer. Dari jumlah tersebut, sekitar 2,4 kilometer telah dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Sambas. Sisanya sepanjang tiga kilometer diusulkan untuk mendapatkan dukungan pendanaan melalui program Inpres Jalan Daerah.

Meski demikian, Herzaky menegaskan bahwa usulan tersebut masih harus melalui proses evaluasi dan bersaing dengan berbagai proposal dari daerah lain di Indonesia.

"Kita masih memperjuangkannya karena banyak usulan dari seluruh daerah. Nanti akan dilihat mana yang menjadi prioritas. Semoga ruas jalan ini bisa menjadi salah satu yang mendapatkan dukungan," ujarnya.

Ia menambahkan, sebelum bantuan pembangunan direalisasikan, seluruh aspek teknis dan administrasi harus dipastikan selesai, termasuk kesepakatan masyarakat terkait lebar jalan dan kebutuhan lahan.

"Jangan sampai ketika anggaran sudah tersedia ternyata ada persoalan yang belum selesai di lapangan. Semua harus disepakati terlebih dahulu agar ketika anggaran turun, manfaatnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat," katanya.

Menurut Herzaky, jika jalan tersebut berhasil dibangun dan diaspal dengan kualitas yang baik, maka dampaknya akan sangat besar bagi masyarakat.

Selain mempercepat mobilitas warga, akses ekonomi akan semakin lancar, distribusi hasil pertanian lebih mudah, serta akses pendidikan dan layanan pemerintah dapat berjalan lebih optimal.

"Harapannya tentu masyarakat terbantu, ekonominya bergerak, pendidikan lebih mudah dijangkau, dan program-program prioritas pemerintah bisa berjalan lebih maksimal," pungkasnya. (*)


Penulis : Antonia Sentia
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar