Karolin Larang Sekolah Tambah Guru Honorer Baru: Optimalkan Tenaga yang Sudah Ada

16 Juni 2026 14:17 WIB
Ilustrasi

LANDAK, Insidepontianak.com - Bupati Landak, Karolin Margret Natasa meminta sekolah-sekolah di Kabupaten Landak tidak lagi menambah tenaga honorer baru meski kebutuhan guru di sejumlah sekolah masih belum sepenuhnya terpenuhi.

Menurut Karolin, Pemkab memahami bahwa hingga saat ini masih banyak sekolah yang bergantung pada tenaga honorer untuk mendukung proses belajar mengajar.

Bahkan, masih terdapat tenaga honorer yang telah terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik), namun belum mendapatkan kesempatan mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Meski demikian, Karolin menilai penambahan honorer baru bukan solusi yang tepat untuk mengatasi kekurangan tenaga pendidik.

Ia khawatir rekrutmen honorer yang terus dilakukan akan menambah persoalan kepegawaian di masa mendatang, terutama terkait penataan tenaga non-ASN yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah.

"Kami sangat memahami bahwa tenaga honorer sampai dengan hari ini masih ada, sudah masuk Dapodik juga masih ada, tapi belum bisa tes PPPK," kata Karolin, Selasa (16/6/2026).

Karena itu, ia meminta seluruh sekolah memanfaatkan dan mengatur tenaga yang sudah tersedia sebaik mungkin tanpa melakukan penambahan tenaga honorer baru.

"Namun demikian saya berharap agar tenaga honorer ini yang pertama tolong jangan tambah dulu lagi. Optimalkan yang ada," tegasnya.

Karolin mengatakan kebutuhan tenaga pendidik memang masih menjadi tantangan di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Landak.

Namun, kebijakan penataan pegawai yang sedang berjalan mengharuskan pemerintah daerah lebih berhati-hati dalam menambah tenaga non-ASN.

Menurutnya, kepala sekolah perlu melakukan pengelolaan sumber daya manusia secara efektif agar kebutuhan pembelajaran tetap dapat terpenuhi dengan tenaga yang tersedia.

Selain itu, sekolah juga diminta menyusun pemetaan kebutuhan guru secara lebih akurat sehingga pemerintah daerah memiliki data yang jelas dalam merumuskan kebijakan pemenuhan tenaga pendidik.

Karolin berharap langkah tersebut dapat mencegah bertambahnya jumlah tenaga honorer baru sekaligus memastikan proses belajar mengajar di sekolah tetap berjalan optimal. (*)


Penulis : Ya Wahyu
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar