Guru SD di Landak Tewas Diduga Disambar Petir

19 Juni 2026 09:21 WIB
Ilustrasi - Korban tersambar petir. (Istimewa)

LANDAK, insidepontianak.com – Duka menyelimuti warga Desa Sabaka, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak.

Seorang guru sekolah dasar bernama Ferdinan Tolan (50) ditemukan tewas di kebun, Kamis (18/6/2026) sore. Korban diduga tersambar petir.

Warga Dusun Batu Catur itu sebelumnya diketahui keluar rumah untuk memperbaiki saluran air bersih di tengah cuaca hujan yang disertai petir.

Menurut keterangan keluarga, setelah pekerjaannya selesai, korban diduga sempat berhenti di sekitar pohon durian yang berada tidak jauh dari lokasi saluran air.

Namun hingga sore hari, Ferdinan tak kunjung pulang. Keluarga yang khawatir kemudian meminta anak bungsunya menyusul ke lokasi.

Tak disangka, setibanya di tempat kejadian, korban ditemukan tergeletak di bawah pohon durian. Kondisinya sudah tidak sadarkan diri. 

Keluarga segera membawanya pulang untuk mendapatkan pertolongan. Namun pemeriksaan awal oleh bidan setempat menyatakan korban telah meninggal dunia.

Pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka yang diduga akibat sambaran petir. Di antaranya luka bakar di bagian belakang kepala serta luka melepuh di bagian pinggang.

Kapolsek Mempawah Hulu, IPTU Freddy Surya Purnama, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan di lokasi dan meminta keterangan dari keluarga korban.

“Tidak ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada tindak pidana. Korban diduga meninggal akibat tersambar petir saat cuaca hujan disertai petir,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).

Freddy menambahkan, pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki pemeriksaan lanjutan terhadap jenazah.

“Keluarga menolak visum maupun autopsi,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di tengah cuaca ekstrem.

“Hindari aktivitas di area terbuka saat hujan disertai petir. Jangan berteduh di bawah pohon karena berisiko menjadi titik sambaran,” pesannya.

Saat ini jenazah disemayamkan di rumah duka di Dusun Batu Catur. Korban dijadwalkan dimakamkan pada Jumat (19/6/2026).***


Penulis : Wahyu
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar