Bupati Karolin Minta Remaja Tak Buta Politik: "SMA Ini Hasil Demokrasi"
LANDAK, Insidepontianak.com - Bupati Landak, Karolin Margret Natasa mengingatkan generasi muda agar tidak buta terhadap politik.
Menurutnya, politik bukan hanya soal pemilu, tetapi berkaitan langsung dengan berbagai kebijakan yang memengaruhi kehidupan masyarakat, termasuk pembangunan di bidang pendidikan.
"SMA ini adalah hasil dari demokrasi, hasil dari proses politik," kata Karolin saat menyampaikan pendidikan politik bagi pemilih pemula di SMA Negeri 2 Menyuke, Kecamatan Menyuke, Selasa (21/7/2026).
Karolin memberikan contoh, keberadaan SMA Negeri 2 Menyuke merupakan salah satu contoh kebijakan yang lahir dari proses demokrasi.
Menurutnya, pemimpin yang dipilih melalui mekanisme demokratis memiliki tanggung jawab untuk mendengar aspirasi masyarakat dan menerjemahkannya ke dalam program pembangunan.
Karena itu, ia menilai generasi muda perlu memiliki pemahaman politik yang baik sejak dini. Dengan memahami proses demokrasi, para pemilih pemula diharapkan mampu menentukan pilihan secara rasional serta menyadari bahwa setiap suara akan berpengaruh terhadap arah pembangunan daerah.
"Harapan kita dengan sosialisasi pada anak-anak SMA yang hari ini dilakukan, mereka akan memiliki gambaran mengenai proses pemilu. Kemudian mereka akan memiliki kerangka berpikir tentang bagaimana cara memilih dan menentukan pilihan," ujarnya.
Karolin juga mengingatkan pemilih pemula agar menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab dan tidak mudah terpengaruh praktik politik uang.
"Yang paling penting, tidak menjadi golput dan juga tidak gampang diiming-imingi dengan money politic," tegasnya. (*)
Penulis : Ya Wahyu
Editor : -

Leave a comment