Survei LPI: Citra Positif PSI Menguat Berkat Jokowi

20 Juni 2026 12:05 WIB
Presiden ke-7 Joko Widodo. (Antara)

JAKARTA, insidepontianak.com – Presiden ke-7 Joko Widodo dinilai masih menjadi faktor penting yang mendongkrak citra positif Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Temuan itu terungkap dalam hasil survei yang dirilis Lembaga Pemilih Indonesia (LPI). Survei itu diklaim mencerminkan realitas politik saat ini. Citra partai masih bertumpu pada kekuatan figur.

"Terhadap PSI, terjadi perpindahan persepsi dari figur kepada partai," kata Fernando, dikutip dari Antara, Sabtu (20/6/2026).

Survei menunjukkan 70,2 persen responden menilai kedekatan PSI dengan Jokowi mampu meningkatkan citra positif partai.

Sementara sekitar seperempat responden berpandangan sebaliknya, dan sisanya tidak memberikan jawaban.

Selain itu, 77,8 persen responden menilai Jokowi memiliki pengaruh terhadap dukungan masyarakat kepada PSI.

Temuan ini menunjukkan sosok mantan presiden tersebut masih menjadi faktor penting dalam membentuk persepsi publik terhadap partai.

LPI juga menemukan 64,9 persen responden menilai PSI sebagai partai yang merakyat, selaras dengan citra Jokowi yang selama ini dikenal dekat dengan masyarakat.

Tak hanya itu, 62,8 persen responden menilai PSI mencerminkan gaya kepemimpinan Jokowi. Menurut Fernando, citra positif Jokowi kini tidak hanya melekat pada figur, tetapi juga mulai terasosiasi dengan identitas partai.

"Seperti halnya persepsi publik terhadap figur Jokowi yang dikenal merakyat dan gaya kepemimpinannya yang unik dan khas," ujarnya.

Ia menilai berbagai temuan tersebut menunjukkan PSI dan Jokowi kini dipandang sebagai satu paket identitas politik di mata publik.

"Ini bukan kebetulan. Tapi hasil strategi komunikasi politik partai yang konsisten sejak bergabungnya pendukung Jokowi ke PSI hingga terpilihnya Kaesang sebagai ketua umum," lanjutnya.

Survei LPI kali ini bertajuk: Pengaruh Sosok Jokowi terhadap Citra PSI dalam Pandangan Masyarakat. Digelar secara daring. Berlangsung pada 10–17 Juni 2026 di 32 provinsi.

Sebanyak 1.922 responden terlibat dalam survei tersebut. Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling dan stratified quota sampling.

Survei memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sebesar ±2,54 persen.***


Penulis : Antara
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar