Fokus Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan Lokal, ini yang akan Dilakukan DKP Kalbar Tahun Ini
PONTIANAK, insidepontianak.com - Tahun 2026 ini, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) akan lebih fokus meningkatkan nilai tambah produk perikanan lokal Kalimantan Barat.
Sektor ini merupakan komoditas unggulan hingga diekspor ke pasar global, jadi tak heran jika DKP Kalbar konsen dalam menargetkan peningkatan di sektor ini.
Kepala Dinas DKP Kalbar Natalia Karyawati menegaskan nilai tambah produk perikanan local menjadi salah satu fokus Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Kami terus menggali sumber pendapatan yang berasal dari bidang kelautan dan perikanan ke depannya. Ia melanjutkan, untuk komoditas unggulan yang masih diekspor hingga saat ini merupakan hasil budidaya udang dan hasil tangkap dari Kalbar," kata Natalia kepada Insidepontianak.com, Senin (12/1/2026).
Ditegaskan Natiali, DKP Kalbar juga melakukan penegakan hukum di sektor kelautan dan perikanan di Kalbar, khususnya terkait perizinan-perizinan.
Pengawasan di lapangan secara langsung turut dilakukan oleh para ASN maupun melibatkan partisipasi masyarakat melalui kelompok pengawasan masyarakat, baik itu pada pengawasan kepulauan hingga pesisir.
Iapun terus berusaha menggali sumber-sumber pendapatan di bidang kelautan dan perikanan. Untuk komoditas unggulan yang di ekspor itu adalah hasil budidaya udang dan juga hasil tangkap dari Provinsi Kalimantan Barat.
Menurutnya peningkatan produktivitas tangkap hasil kelautan dan perikanan, budidaya, tata kelola pelabuhan perikanan, penataan aset, hingga pengawasan pulau-pulau kecil dan wilayah-wilayah konservasi di Kalbar menjadi program terdekat yang dijalankan pada tahun 2026 ini.
Target tahun ini yang akan dirancang adalah tata kelola pelabuhan perikanan dan juga penataan aset, serta meningkatkan kinerja produktivitas di bidang tangkap dan hasil budidaya perikanan di Provinsi Kalimantan Barat.
"Dalam waktu dekat, yang akan kami lakukan adalah menginventarisir aset-aset di Dinas Kelautan dan Perikanan yang perlu pemeliharaan sehingga aset tersebut dapat dilaksanakan untuk meningkatkan pelayanan publik, terutama di bidang kelautan dan perikanan di Provinsi Kalimantan Barat,” tutupnya. (dna)
Penulis : Dina Wardoyo
Editor : Wati Susilawati
Tags :

Leave a comment