Stan Kuliner hingga Pernak-Pernik Imlek Hidupkan Pekan Promosi Diponegoro

26 Februari 2026 11:58 WIB
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono pada Rabu (25/2/2026) malam, meresmikan puluhan stan kuliner dan produk UMKM Festival Cap Go Meh Pontianak/IST

PONTIANAK, insidepontianak.com – Pekan Promosi dan Kuliner di Jalan Diponegoro menjadi penanda dimulainya rangkaian Festival Cap Go Meh 2577 Kongzili di Kota Pontianak. Sejak diresmikan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono pada Rabu (25/2/2026) malam, puluhan stan kuliner dan produk UMKM langsung diserbu pengunjung.

Suasana meriah tampak menyelimuti kawasan tersebut. Aneka hidangan khas, produk kreatif, hingga pernak-pernik bernuansa Imlek menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang memadati lokasi.

Edi menegaskan, Festival Cap Go Meh bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum penting untuk menunjukkan kepada dunia bahwa keberagaman di Pontianak tumbuh dalam ruang toleransi yang nyata. Terlebih, perayaan Imlek dan Cap Go Meh tahun ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan.

“Ini menjadi sinyal bahwa kota ini ramah bagi siapa pun yang ingin berkreasi dan berkarya,” ujarnya.

Perayaan yang berlangsung hingga 3 Maret 2026 itu, menurut Edi, menjadi bukti bahwa Pontianak mampu menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman etnis dan budaya. Seluruh rangkaian atraksi dan kegiatan pun telah disesuaikan dengan semangat saling menghormati.

“Atraksi disesuaikan dengan kondisi saling menghormati agama lain, khususnya bulan suci Ramadan. Kita memberi ruang bagi semua kegiatan yang berdampak pada ekonomi dan budaya,” katanya.

Sebagai kota perdagangan dan jasa, lanjutnya, kebudayaan merupakan aset penting yang tidak hanya memperkuat identitas, tetapi juga mendorong kesejahteraan masyarakat. Festival Cap Go Meh diyakini mampu menggerakkan sektor UMKM, pariwisata, hingga ekonomi kreatif selama pelaksanaan acara.

“Kebudayaan ini adalah aset. Ini menjadi bukti bagaimana tradisi bisa mendukung terciptanya kesejahteraan bagi seluruh warga. Acara ini tentu memberikan nilai bagi Kota Pontianak ke depan sebagai kota toleran, harmonis, dan memberikan kehidupan bahagia bagi warganya,” tambahnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota bersama DPRD untuk terus menghadirkan rasa nyaman di tengah keterbatasan luas wilayah Pontianak.

“Kami berkomitmen, bagaimana membuat Pontianak terasa nyaman. Tidak hanya bagi warga, tetapi juga bagi tamu yang datang. Di kota ini, mimpi dan harapan warganya dapat digantungkan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Cap Go Meh Pontianak, Hendri Pangestu Lim, menjelaskan rangkaian berikutnya adalah agenda buka mata pada 1 Maret 2026. Sejak pukul enam pagi, sebanyak 49 naga akan menjalani prosesi di Klenteng Kwang Tie Bio, Jalan Diponegoro.

Selanjutnya, arakan Naga Bersinar digelar pada 3 Maret mulai pukul 21.00 WIB di sepanjang Jalan Gajahmada.

“Naga bersinar mulai jam sembilan malam, karena menghormati saudara muslim kita yang tarawih. Rutenya dimulai dari depan Hotel Avara sampai Jalan Budi Karya, dengan panggung utama di depan Hotel Harris,” jelas Hendri.

Ia menambahkan, rute kali ini dibuat lebih pendek dan hanya memiliki satu ruang pertunjukan agar arakan selesai sebelum waktu sahur.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga kelancaran festival tahun ini,” tutupnya. (Andi)


Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar