Pascakecelakaan Bus di Sanggau, DAMRI Janji Evaluasi Sistem Operasional Armada
PONTIANAK, insidepontianak.com – Perum DAMRI Cabang Pontianak janji mengevaluasi total sistem operasional dan keselamatan armadanya, menyusul kecelakaan bus rute Sintang–Pontianak di Kabupaten Sanggau, Minggu (5/4/2026).
Kecelakaan itu memakan korban jiwa. Satu penumpang meninggal dunia. Sebanyak 26 lainnya luka-luka.
General Manager Perum DAMRI Cabang Pontianak, Ahmad Bukhari, menyampaikan duka mendalam atas musibah itu.
“Kami turut berbelasungkawa kepada keluarga korban. Kami juga mendoakan seluruh korban yang dirawat segera pulih,” ujarnya.
Penyebab kecelakaan masih diselidiki. DAMRI menyatakan mendukung penuh proses investigasi yang sedang dilakukan kepolisian agar penyebab pasti bisa diungkap.
Sejumlah langkah cepat telah dilakukan. Korban dievakuasi. Penanganan medis dipastikan. Koordinasi dilakukan dengan rumah sakit, kepolisian, dan instansi terkait.
DAMRI juga memberikan bantuan dan pendampingan kepada korban serta seluruh keluarga terdampak.
“Keselamatan dan keamanan pelanggan adalah prioritas utama kami. Kami memohon doa dan dukungan agar penanganan korban dan proses investigasi berjalan lancar,” katanya.
Bus tersebut mengangkut 31 penumpang. Sopir berinisial IND. Peristiwa terjadi saat bus melintas di turunan curam di Desa Penyeladi, Kecamatan Kapuas. Kendaraan diduga kehilangan kendali.
Bus kemudian meluncur ke sisi jalan dan nyungsep di tepi Sungai Kapuas dalam posisi miring.***
Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment