Gubernur Kalbar Tekankan Sinkronisasi Pusat-Daerah Sukseskan Pembangunan Nasional

27 April 2026 14:17 WIB
Gubernur bersama Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan-Krisantus Kurniawan diwawancarai wawrtawan usai memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen mendukung delapan target pembangunan nasional.

Gubernur Kalbar Ria Norsan menegaskan, kebijakan strategis pusat dan daerah harus sinkron. Kolaborasi menjadi kunci.

“Tanpa koordinasi yang baik, tujuan besar tidak akan tercapai secara optimal,” kata Norsan saat memimpin upacara Hari Otonomi Daerah ke-XXX, Senin (27/4/2026).

Delapan target tersebut meliputi kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi industri, infrastruktur, perumahan, ketahanan bencana, ekonomi kerakyatan dan desa, serta penurunan kemiskinan.

Peringatan Hari Otonomi Daerah ini menjadi momentum refleksi untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Dalam konteks tersebut, kondisi ekonomi juga menjadi perhatian. Tercatat, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,39 persen (y-on-y) pada triwulan IV tahun 2025, dengan tingkat inflasi sebesar 3,48 persen (y-on-y) per Maret 2026.

Karena itu, pemerintah daerah dituntut lebih aktif. Norsan menegaskan, pemerintah daerah tidak hanya sebagai pelaksana, tetapi juga mitra dalam merancang kebijakan sesuai kondisi dan potensi lokal.

“Agar pembangunan berjalan adil dan merata,” ujarnya.

Ia juga menekankan tiga prioritas peningkatan kapasitas daerah.

Pertama, penguatan sumber daya manusia aparatur melalui pelatihan dan sertifikasi, serta kerja sama dengan perguruan tinggi.

Kedua, peningkatan kapasitas keuangan daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan penyusunan APBD berbasis kinerja.

Ketiga, penguatan kelembagaan dan tata kelola melalui reformasi birokrasi serta digitalisasi pelayanan publik.***


Penulis : Dina Prihatini Wardoyo
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar