Wali Kota Edi Tegaskan Pentingnya Bela Negara di Era Digital
PONTIANAK, insidepontianak.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menegaskan aksi bela negara di era digital tidak lagi menggunakan senjata, melainkan lewat cara bijak menggunakan jempol di media sosial.
Tantangan baru inilah yang mendasari pentingnya penguatan karakter kebangsaan bagi para pelajar agar tidak mudah terprovokasi hoaks, fitnah, dan aksi perundungan siber (cyberbullying).
“Apalagi generasi muda sekarang hidup berdampingan dengan kecerdasan buatan,” ujar Edi saat membuka Sosialisasi Bela Negara di Aula Kantor Wali Kota, Kamis (21/5/2026).
Secara khusus, Edi menyentil peristiwa viral lomba cerdas cermat nasional yang sempat memicu kegaduhan netizen di jagat maya baru-baru ini. Menurutnya, insiden tersebut harus menjadi tamparan keras bagi dunia pendidikan.
Ia meminta para pelajar di Kota Khatulistiwa tidak latah ikut menghakimi suatu masalah secara sepihak tanpa mencari tahu kebenaran faktanya terlebih dahulu.
“Gunakan akal sehat, jangan hanya melihat dari satu sisi lalu mudah tersulut emosi. Berkomentar negatif di media sosial itu justru merusak persatuan bangsa,” tegasnya mengingatkan.
Bagi Edi, pemahaman esensi empat pilar kebangsaan—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—wajib tertanam kuat guna menangkal radikalisme digital.
Ia pun berharap materi sosialisasi ini mampu mencetak generasi muda Pontianak yang tidak hanya cerdas secara akademik, namun juga memiliki benteng moral yang kokoh.
“Manfaatkan kecanggihan teknologi untuk hal produktif, inovasi, dan kemajuan daerah, bukan untuk memecah belah keutuhan sesama warga,” pungkas Edi.***
Penulis : Abdul/ril
Editor : -

Leave a comment