Usia Harapan Hidup Tinggi, Wali Kota Pontianak Ajak Lansia Produktif dan Bahagia

12 Juni 2026 13:54 WIB
Wali Kota Pontianak didampingi istri foto bersama dengan para lansia usai mengikuti kegiatan peringatan Hari Lanjut Usia Indonesia, Jumat (12/6/2026) pagi. (Prokopim))

PONTIANAK, insidepontianak.com – Pemerintah Kota Pontianak berkomitmen meningkatkan kualitas hidup para lanjut usia (lansia).

Layanan kesehatan, ruang publik yang nyaman, hingga program pemberdayaan, terus diperkuat agar mereka tetap produktif di usia senja.

"Yang kita harapkan adalah lansia yang mandiri. Artinya, bisa beraktivitas secara mandiri," ujar Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, saat memperingati Hari Lanjut Usia Indonesia, Jumat (12/6/2026) pagi.

Ia menyadari kondisi fisik setiap lansia tidak sama. Ada yang masih bugar, namun ada juga yang mulai mengalami ketergantungan fisik.

Oleh sebab itu, kunci utama lansia produktif adalah menjaga kesehatan sejak dini. Harus disiplin menjaga pola hidup sehat.

Caranya, mulai dari olahraga ringan, menjaga asupan makanan, hingga rajin cek kesehatan di puskesmas.

Tak hanya fisik, kesehatan mental juga harus dijaga. Edi mengajak para lansia aktif menyalurkan hobi di rumah, seperti berkebun atau memasak, agar tetap bahagia.

Merujuk data BPS, rata-rata usia harapan hidup warga Kota Pontianak kini menyentuh angka 75,4 tahun. Tingginya angka ini menjadi bukti bahwa kualitas lingkungan dan layanan dasar di Pontianak terus membaik.

Kota yang bersih, teduh, dan tersedianya ruang terbuka hijau (RTH) sukses memicu warga untuk aktif bergerak.

“Banyak warga usia 60 tahun ke atas berolahraga dan jalan sehat di RTH. Ini menunjang warga untuk lebih produktif,” ungkap Edi.

Melihat dampak positif tersebut, kawasan RTH dan area Car Free Day (CFD) bakal diperluas. Berdasarkan survei, CFD Jalan Ahmad Yani terbukti ampuh mendongkrak indeks kebahagiaan warga karena menjadi ruang rekreasi keluarga.

Edi menegaskan, membangun lingkungan ramah lansia ini bukan cuma tugas satu instansi. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wajib berkolaborasi menciptakan program yang berpihak pada orang tua.

Ia juga mengetuk kepedulian masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Sinergi antara pemerintah, keluarga, dan komunitas diharapkan mampu membuat lansia di Pontianak tetap berdaya serta menjadi teladan bagi generasi muda.

“Kita terus berkolaborasi meningkatkan kualitas infrastruktur. Tujuannya agar warga Pontianak semakin nyaman tinggal di sini, semakin sehat, segar, dan bahagia,” pungkas Edi.***


Penulis : Andi Ridwanyah
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar