DPRD Kalbar Kawal Pembenahan Jalan Provinsi untuk Dukung MTQ di Kayong Utara
PONTIANAK, insidepontianak.com – Kabupaten Kayong Utara ditunjuk sebagai tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2026.
Menjelang perhelatan itu, pembenahan infrastruktur menjadi perhatian DPRD Kalbar. Terutama ruas jalan provinsi di Kayong Utara yang masih mengalami kerusakan cukup parah.
Ketua Komisi I DPRD Kalbar, Rasmidi, mengatakan pihaknya baru saja menerima kunjungan kerja pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Kayong Utara.
Dalam pertemuan itu, berbagai persoalan dibahas, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga kesiapan daerah menjadi tuan rumah MTQ.
Menurut Rasmidi, salah satu yang mendesak dibenahi adalah ruas jalan penghubung Sukadana–Teluk Batang.
Serbab, akses tersebut menjadi jalur utama mobilitas peserta dan tamu MTQ. Ia pun memastikan anggaran perbaikan telah dialokasikan Pemprov Kalbar.
“Anggarannya sekitar Rp22,1 miliar untuk penanganan jalan tersebut,” kata Rasmidi, Rabu (17/6/2026).
Anggaran itu akan digunakan untuk peningkatan jalan sepanjang sekitar 2,5 kilometer serta penanganan fungsional jalan di sejumlah titik lainnya.
Rasmidi berharap saat MTQ berlangsung nanti, kondisi ruas Sukadana–Teluk Batang sudah mulus. Sehingga tidak mengganggu mobilitas masyarakat maupun tamu daerah yang datang.
“Dinas PUPR akan terus memantau pekerjaan itu,” tegasnya.
Selain mengandalkan APBD Provinsi Kalbar, pembangunan jalan poros di Kayong Utara juga diusulkan mendapat dukungan pendanaan melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD).
DPRD Kalbar, lanjut Rasmidi, juga berkomitmen mendukung pembenahan infrastruktur melalui pokok-pokok pikiran (pokir) anggota dewan.
Dukungan tersebut difokuskan untuk memperkuat akses menuju lokasi penginapan dan homestay yang akan digunakan para kafilah.
Menurutnya, keterbatasan jumlah hotel di Kayong Utara membuat sebagian peserta kemungkinan akan menginap di rumah-rumah warga.
Karena itu, seluruh akses jalan menuju kawasan permukiman perlu dipastikan dalam kondisi baik.
“Ini penting untuk memudahkan peserta dan kafilah yang datang ke Kayong Utara,” ujarnya.
Selain infrastruktur jalan, Rasmidi juga mengingatkan panitia dan pemerintah daerah untuk memperhatikan ketersediaan air bersih.
Kebutuhan dasar tersebut tidak boleh diabaikan mengingat banyak tamu diperkirakan akan menginap di rumah warga.
“Jangan sampai peserta atau tamu yang menginap di rumah warga mengalami kendala akibat keterbatasan pasokan air,” tegasnya.
Rasmidi optimistis dengan dukungan pemerintah provinsi, DPRD, dan pemerintah pusat, Kabupaten Kayong Utara dapat menjadi tuan rumah MTQ yang sukses, sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat setempat.***
Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -
Tags :

Leave a comment