Demo di Bundaran Untan, Mahasiswa Kalbar Kritik MBG hingga Keterlibatan TNI dalam Proyek Pemerintah

18 Juni 2026 17:03 WIB
Ratusan mahasiswa demo di Bundaran UNTAN, Pontianak, Kamis (18/6/2026). (insidepontianak.com/Greg)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Barat menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Digulis Universitas Tanjungpura (Untan), Pontianak, Kamis (18/6/2026) sore.

Dalam aksi tersebut, massa menyoroti sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai belum menjawab kebutuhan dasar masyarakat.

Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mahasiswa menilai program yang digadang-gadang untuk menekan angka stunting itu belum menunjukkan hasil yang signifikan di Kalimantan Barat.

Tepat di tengah Bundaran UNTAN, orator menyebut pemerintah seharusnya lebih fokus membenahi sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar dibanding menggelontorkan anggaran besar untuk program yang dinilai belum tepat sasaran.

“Program ini tujuannya menurunkan stunting, tetapi sampai hari ini stunting masih tinggi. Yang dibutuhkan masyarakat adalah pendidikan, kesehatan, jalan, dan kesejahteraan,” ujar salah seorang orator.

Tak hanya mengkritik MBG, mahasiswa juga menyoroti keterlibatan TNI dalam sejumlah proyek pemerintah. 

Mereka menilai tugas utama TNI adalah menjaga pertahanan dan keamanan negara, bukan terlibat dalam proyek-proyek sipil maupun program yang menjadi urusan kementerian dan lembaga lainnya.

“TNI seharusnya menjaga rakyat, bukan mengurus proyek,” pekik orator yang disambut sorakan massa.

Mahasiswa turut mengkritik rencana pembangunan batalion baru di Kalimantan Barat. 

Menurut mereka, anggaran negara seharusnya diprioritaskan untuk menyelesaikan persoalan yang langsung dirasakan masyarakat, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga penguatan ekonomi daerah.

Dalam aksi tersebut, massa juga menyinggung pentingnya perjuangan Dana Bagi Hasil (DBH) bagi Kalimantan Barat. 

Mereka menilai peningkatan pendapatan daerah akan berdampak lebih besar terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Aksi yang berlangsung di Bundaran Untan itu mendapat pengawalan aparat kepolisian. Secara bergantian mahasiswa menyampaikan orasi dan tuntutan agar pemerintah mengevaluasi berbagai program yang dinilai tidak efektif serta lebih memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat. (Greg)


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar