Bank Kalbar Genjot Penyaluran KUR, Target Tembus Rp1,5 Triliun

29 Agustus 2026 16:00 WIB
Ilustrasi - Kantor pusat Bank Kalbar. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Bank Kalbar terus menggenjot penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kalimantan Barat.

Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi mengatakan, penyaluran KUR menjadi salah satu upaya Bank Kalbar mendukung masyarakat yang membutuhkan modal untuk mengembangkan usaha.

“KUR itu dimulai dari di bawah Rp100 juta sampai dengan Rp500 juta dan mereka adalah bagian dari kami yang memang selama ini intens untuk bisa kami pasarkan,” kata Rokidi, Sabtu (29/8/2026).

Menurut Rokidi, Bank Kalbar memberikan sejumlah kemudahan bagi masyarakat yang mengakses KUR. Untuk pinjaman di bawah Rp100 juta, nasabah dapat memperoleh pembiayaan tanpa agunan.

Sementara untuk pembiayaan di atas Rp100 juta, nasabah tetap diwajibkan menyediakan agunan.

Keunggulan lainnya, Bank Kalbar membebaskan biaya provisi dan administrasi bagi nasabah KUR.

“Yang paling istimewa adalah kami bebas biaya, baik provisi maupun administrasi. Itu yang membedakannya dan signifikan angkanya,” ujarnya.

Rokidi menegaskan, kebijakan tersebut merupakan bentuk keberpihakan Bank Kalbar kepada masyarakat, terutama pelaku UMKM yang membutuhkan tambahan modal usaha.

Penyaluran KUR Terus Digenjot

Bank Kalbar mencatat penyaluran KUR telah mencapai sekitar Rp600 miliar dari alokasi yang diberikan pemerintah pusat sekitar Rp800 miliar.

Rokidi mengatakan, angka tersebut masih akan terus digenjot hingga akhir tahun.
“Sampai dengan akhir tahun kemungkinan kami akan menyerap sekitar Rp1 triliun,” katanya.

Tak berhenti di sana, Bank Kalbar juga berencana mengajukan tambahan alokasi KUR kepada Kementerian UMKM sebesar Rp200 miliar.

Tambahan tersebut diharapkan dapat memperluas pembiayaan bagi pelaku UMKM yang membutuhkan modal usaha.
“Sehingga kami akan ajukan lagi ke Kementerian UMKM sebesar Rp200 miliar,” ujar Rokidi.

Ia bahkan menargetkan penyaluran KUR Bank Kalbar dapat melampaui Rp1 triliun.
“Harapan kami bukan cuma sekadar Rp1 triliun. Saya berharap bisa tembus Rp1,5 triliun,” tegasnya.

Rokidi berharap peningkatan penyaluran KUR tersebut dapat semakin banyak menjangkau pelaku UMKM di Kalimantan Barat.

Dengan akses pembiayaan yang lebih mudah, Bank Kalbar ingin memastikan keterbatasan modal tidak menjadi hambatan bagi masyarakat untuk memulai maupun mengembangkan usaha.

Bagi Bank Kalbar, peningkatan penyaluran KUR bukan sekadar mengejar angka penyaluran, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat dan mendorong UMKM naik kelas.(Andi)


Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar