Kualitas Udara Buruk, YBM PLN Kalbar dan LPM Bagikan Ribuan Masker di Pontianak

14 September 2026 19:57 WIB
Tim YBM PLN Kalbar bersama Aliansi Masyarakat Melayu dan aparat kepolisian berfoto bersama sebelum memulai aksi pembagian ribuan masker gratis kepada masyarakat di kawasan Tugu Digulis, Pontianak, Senin (14/9/2026). (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com — Kepedulian terhadap warga yang terpapar kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus mengalir di Kalimantan Barat.

Teranyar, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Kalbar bergandengan tangan dengan Aliansi Masyarakat Melayu membagikan ribuan masker gratis.

Aksi peduli kemanusiaan itu digelar di kawasan Tugu Digulis Pontianak, Senin (14/9/2026). Masker diberikan kepada pengguna jalan yang melintas.

Harapannya, masker digunakan secara disiplin saat berkegiatan di lapangan. Sebab, kualitas udara semakin memburuk.

Bahkan, alat pemantauan kualitas udara di Pontianak pada 12 September 2026 memperingatkan indeks udara sudah masuk level berbahaya.

Ketua YBM PLN UID Kalbar, Mukhlis Zarkasih, menegaskan aksi pembagian masker lahir dari rasa keprihatinan atas pencemaran udara yang mengancam keselamatan jiwa.

“Ini bukan sekadar persoalan jarak pandang atau aktivitas yang terganggu, melainkan ancaman langsung bagi kesehatan warga. Karena itu kami turun langsung ke lapangan,” kata Mukhlis.

Meski kegiatan ini terkesan sederhana, pembagian masker sejatinya mampu memberi perlindungan ekstra bagi warga yang terpaksa beraktivitas di luar rumah.

Dalam menyikapi situasi krisis ini, sinergi kolektif saling jaga sangat dibutuhkan. Komandan LPM Kalbar, Afriansyah pun sependapat.

“Kita tidak bisa tinggal diam. Perlindungan terhadap warga yang terdampak harus jadi prioritas bersama,” tegasnya.

Menurutnya, penanganan karhutla tidak boleh melulu berfokus pada upaya pemadaman di titik api, melainkan juga harus menyentuh keselamatan jiwa manusia yang terpapar dampaknya.

General Manager PLN UID Kalbar, Maria G.I. Gunawan mengajak semua pihak terus berkolaborasi dalam menanggulangi dampak karhutla.

Ia pun memastikan, PLN akan selalu mendukung gerakan sosial-lingkungan yang berorientasi pada kepentingan publik.

“Mari kita bersama-sama mencegah karhutla. Stop membakar. Terlebih di dekat jaringan listrik. Segera laporkan ke pihak berwenang jika menemukan potensi kebakaran,” imbaunya.***


Penulis : Dina Prihatini Wardoyo
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar