Hadapi Musim Kemarau, PDAM Sambas Perbaiki Jaringan dan Siapkan Sumber Air Baru

6 April 2026 14:47 WIB
Distribusi Air PDAM Muare Ulakan Sambas relatif normal saat menghadapi musim kemarau, Senin (6/4/2026).

 SAMBAS, insidepontianak.com – Menghadapi musim kemarau yang diprediksi akan berlangsung panjang, PDAM Tirta Muara Ulakan Kabupaten Sambas terus melakukan persiapan dan perbaikan infrastruktur.  Langkah ini diambil demi memastikan pasokan air bersih ke masyarakat tetap stabil dan lancar.
 
Direktur PDAM Tirta Muara Ulakan, Hidayat, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini sedang fokus memperbaiki sistem jaringan dan menstabilkan tekanan air, terutama di sumber-sumber air baku.
 
"Selama ini kawan-kawan operasional sedang memperbaiki sistem jaringan terutama di sumber-sumber air baku kita di beberapa tempat, kemudian juga menstabilisasikan tekanan," ujarnya, Senin (6/4/2026). 
 
Ia menjelaskan, dengan perbaikan ini, diharapkan masyarakat bisa menikmati aliran air yang cukup dan stabil meski memasuki musim kemarau.
  
Saat ini kata dia, PDAM mengelola 8 Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Untuk wilayah Kota Sambas sendiri, kondisi saat ini dinilai relatif normal karena ditopang oleh dua intake, yaitu dari Sungai Sambas Kecil dan Ri'am Pancarek Sajingan.
 
Jika terjadi kekurangan pasokan di satu titik, pihaknya siap melakukan rekayasa distribusi. 

"Jika di suatu SPAM tidak mencukupi, mungkin kita mencoba mendistribusikan dari sumber yang lain, salah satunya mungkin dari SPAM Sajingan Aruk," tambahnya.
 
Dalam hal pencatatan, PDAM mulai beralih ke sistem digitalisasi agar data debit air bisa terpantau secara real-time. Namun, karena masih ada beberapa SPAM yang menggunakan sistem manual, data masih dalam tahap validasi.
  
Hidayat menambahkan, sebagai langkah antisipasi jangka panjang, PDAM juga berencana membangun sumber air baku baru di Desa Batu Mak Jage, Kecamatan Tebas. Saat ini prosesnya masih dalam tahap koordinasi dengan Balai Provinsi dan Pusat.
 
"Kita akan melakukan pembangunan intake, mudah-mudahan dalam periode dua tahun ini akan kita bangun. Nantinya diharapkan bisa mengaliri daerah-daerah seperti Tekarang dan Jawai Selatan," jelasnya.
 
Selain sumber baru, ada beberapa Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang harus di-upgrade, baik di wilayah Tebas maupun Sambas, serta penambahan jaringan pipa distribusi agar cakupan layanan bisa lebih luas.
 
"Pipa distribusi kita juga harus ada penambahan agar semua masyarakat bisa merasakan layanan air bersihnya," katanya.
 
"Kita menjaga kualitas, kuantitas, dan tekanan air sepanjang tahun ini, sebagaimana pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, " pungkasnya. (*)


Penulis : Antonia Sentia
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar