Kekurangan Guru di Sanggau Capai 1.093, Sekolah Andalkan Tenaga Honorer
SANGGAU, insidepontianak.com -- Kabupaten Sanggau masih kekurangan tenaga pendidik di jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Kekurangan guru mencapai 1.093 orang, kondisi ini memaksa sekolah merekrut guru honorer sebagai solusi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau, Alipius mengatakan kebutuhan guru di Sanggau mencapai 5.803 orang. Namun hingga tahun 2026, guru yang tersedia di Sanggau sebanyak 4.710 orang.
"Guru kita yang ada sampai saat ini hingga tahun 2026 yakni 4.710 orang dengan rincian 1.745 PNS dan 2.965 PPPK atau terpenuhi sekitar 81 persen dari kebutuhan sehingga kita mengalami kekurangan sebanyak 1.093 orang guru," ujar Alipius.
Atas kondisi tersebut, kata Alipius banyak sekolah yang akhir merekrut tenaga guru honorer untuk memenuhi kekurangan guru dalam mengajar para murid. Berdasarkan data terbaru, masih ada sebanyak 1.110 guru honorer di jenjang pendidikan SD dan SPM di Kabupaten Sanggau.
Para guru honorer disekolah digaji dari dana bantuan operasional sekolah (BOS). Dengan rata-rata digaji sebesar Rp500 sampai Rp800 ribu.
"Besaran gaji honorer dana bos bervariasi sesuai kemampuan sekolah dan besaran dana bos karena di juknis bos terbaru maksimal 20 persen saja boleh untuk belanja pegawai guru honorer. Kalau laporan dari sekolah antara Rp500-Rp800 ribu perbulan," ungkapnya.
Alipius berharap ada kebijakan dari Pemerintah Pusat untuk menjawab persoalan 1.110 guru honor yang belum diangkat tersebut. Sehingga tidak membebani sekolah untuk membayar gaji guru honorer.
"Harapan kami ada kebijakan pemerintah pusat untuk mengangkat mereka sebagai PPPK mengingat mereka juga turut memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan khususnya di Sanggau," pungkas Alupius. (*)
Penulis : Ansar
Editor : -
Tags :

Leave a comment