Pemprov Kalbar Kejar Sekolah Rakyat untuk Sanggau, Anak Keluarga Miskin Jadi Sasaran

28 Agustus 2026 11:18 WIB
Ilustrasi sekolah rakyat/IST

SANGGAU, insidepontianak.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mengupayakan hadirnya Sekolah Rakyat di Kabupaten Sanggau sebagai salah satu upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan komunikasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Sosial, terus dilakukan untuk mendorong agar Sanggau mendapat pembangunan Sekolah Rakyat.

“Untuk Sanggau kita sudah komunikasi intensif dengan Kementerian Sosial. Mudah-mudahan kita bisa mendapatkan pembangunan Sekolah Rakyat di sana,” kata Faisal.

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah pusat yang berada di bawah koordinasi Kementerian Sosial. Karena itu, proses pengusulan hingga pembangunan sekolah dilakukan melalui koordinasi dengan perangkat daerah yang menangani urusan sosial.

Sementara itu, Disdikbud Kalbar akan memberikan dukungan dari sisi pendidikan, termasuk membantu memastikan kebutuhan tenaga pendidik dapat terpenuhi apabila Sekolah Rakyat tersebut direalisasikan.

Fokus Anak dari Keluarga Ekonomi Terbawah

Faisal mengatakan keberadaan Sekolah Rakyat di Sanggau dinilai penting karena program tersebut memiliki sasaran khusus, yakni anak-anak yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi paling rendah.

Penerima manfaat diprioritaskan dari kelompok desil 1 dan 2, atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.

“Sekolah Rakyat fokus di desil 1 dan 2. Memang benar-benar dari keluarga yang tidak mampu,” ujarnya.

Menurutnya, konsep Sekolah Rakyat berbeda dengan sekolah umum yang menyediakan jalur afirmasi bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Sekolah Rakyat dirancang dengan dukungan fasilitas yang lebih menyeluruh sehingga persoalan biaya pendidikan tidak menjadi hambatan bagi anak untuk mendapatkan pendidikan.

Tak Hanya Pendidikan, Kebutuhan Siswa Ditanggung

Dalam program tersebut, kebutuhan siswa tidak hanya berkaitan dengan proses belajar mengajar.

Pemerintah juga menyiapkan berbagai kebutuhan penunjang, mulai dari pakaian dan seragam, makanan dan minuman, tempat tinggal hingga fasilitas pendidikan.

Dengan konsep tersebut, anak-anak dari keluarga kurang mampu diharapkan tetap dapat memperoleh pendidikan tanpa terbebani persoalan biaya hidup selama mengikuti pendidikan.

“Semua yang diperlukan di situ ditanggung, dari mulai pakaian, seragam, makan, minum, tinggal,” kata Faisal.

Masih Tunggu Kepastian Pemerintah Pusat

Meski komunikasi dengan Kementerian Sosial terus dilakukan, hingga kini pembangunan Sekolah Rakyat di Sanggau masih dalam tahap pengusulan dan koordinasi.

Pemprov Kalbar berharap usulan tersebut mendapat persetujuan pemerintah pusat sehingga Sanggau dapat menjadi salah satu daerah yang memperoleh fasilitas Sekolah Rakyat.

Jika terealisasi, program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan akses pendidikan, tetapi juga membuka kesempatan lebih besar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Pemprov Kalbar pun menegaskan dukungan terhadap program tersebut akan terus diberikan, termasuk dalam aspek penyediaan tenaga pendidik dan kebutuhan pendidikan lainnya.

Kini, realisasi Sekolah Rakyat di Sanggau masih menunggu keputusan dan tindak lanjut dari pemerintah pusat. (*)


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar