4 Bulan Berlalu, Kasus Scamming di Dinkes Kapuas Hulu Belum Terungkap, Uang Rp500 Juta Terancam Lenyap

15 Januari 2026 14:38 WIB
Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Roberto. (Istimewa)

KAPUAS HULU, insidepontianak.com — Kasus penipuan digital atau scaming yang menguras kas Dinas Kesehatan Kapuas Hulu, sebesar Rp500 juta, belum juga terungkap. Sudah empat bulan berlalu, pelaku masih misterius.

Polres Kapuas Hulu belum menemukan jejak berarti. Bantuan ke Polda Kalbar telah diajukan. Namun hingga kini, belum ada perkembangan.

“Kami sudah ajukan permohonan bantuan. Belum ditanggapi. Mungkin karena pergantian Kasubdit. Akan saya tanyakan,” kata Kapolres Putussibau, AKBP Roberto, Kamis (15/1/2026).

Kasus ini terjadi pada 15 Oktober 2025. Modusnya, seorang pria mengaku bernama Rizal menelepon bendahara Dinkes. Ia mengklaim sebagai pegawai Bank Kalbar.

Pelaku meminta kode one time password (OTP) aplikasi CMS. Alasannya, sistem sedang maintenance. Percakapan dilakukan melalui loudspeaker dan didengar sejumlah pegawai.

Tanpa curiga, bendahara memberikan kode OTP. Tak lama, notifikasi penarikan saldo muncul. Dalam hitungan menit, uang kas Rp500 juta raib. Penipuan baru disadari.

Laporan segera dibuat ke Polres Kapuas Hulu. Bukti berupa tangkapan layar nomor pelaku dan notifikasi transaksi diserahkan.

Hasil penyelidikan awal memastikan penelepon bukan pegawai Bank Kalbar. Polisi menduga pelaku berada di luar wilayah Kapuas Hulu.

“Kemungkinan di luar pulau. Karena itu kami butuh bantuan Krimsus Polda Kalbar,” ujar AKBP Roberto.

Kini, empat bulan berlalu. Pelaku tak terlacak. Uang negara Rp500 juta terancam lenyap tanpa pertanggungjawaban.***


Penulis : Teofilusianto Timotius
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar