Gema Membangun Desa di Serimbu, Ria Norsan Janjikan Aspirasi Warga Masuk Anggaran 2027

29 Agustus 2026 11:23 WIB
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan saat membuka kegiatan Gema Membangun Desa di Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Kamis-Sabtu (28-30/8/2026).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan, kegiatan Gema Membangun Desa bukan sekadar seremoni atau kunjungan pemerintah ke desa. 

Kegiatan tersebut harus menghasilkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Hal itu disampaikan Ria Norsan saat membuka kegiatan Gema Membangun Desa di Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Kamis-Sabtu (28-30/8/2026).

Menurut Ria, kegiatan tersebut menjadi kesempatan pemerintah untuk melihat secara langsung potensi sekaligus persoalan yang dihadapi masyarakat desa.

“Mulai dari pelayanan publik, kunjungan lapangan, dialog pembangunan masyarakat, pemberdayaan masyarakat hingga promosi produk lokal harus memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Ria Norsan. 

Ia menegaskan, ukuran keberhasilan pembangunan tidak semata-mata dilihat dari banyaknya program yang dibangun pemerintah.

Yang lebih penting, kata dia, adalah kualitas pembangunan dan seberapa besar manfaatnya bagi masyarakat.

“Mutu daripada pembangunan lebih penting daripada jumlah. Bagaimana memberikan yang terbaik kepada masyarakat di desa,” ujarnya.

Aspirasi Warga Jadi Dasar Anggaran 2027

Norsan mengatakan, melalui Gema Membangun Desa, pemerintah dapat memperoleh gambaran lebih jelas mengenai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Informasi tersebut kemudian menjadi dasar untuk menentukan prioritas pembangunan, termasuk memilah persoalan berdasarkan kewenangan pemerintah provinsi maupun kabupaten.

Karena itu, ia meminta seluruh aspirasi yang muncul dalam dialog bersama masyarakat dicatat dan dipilah secara jelas.

Aspirasi yang menjadi kewenangan pemerintah akan ditindaklanjuti secara terukur dan diupayakan masuk dalam perencanaan pembangunan.

“Semua aspirasi yang muncul nanti dicatat dan dipilah sesuai dengan kewenangan. Akan kita tindak lanjuti secara terukur dan Insyaallah akan kita implementasikan dalam penyusunan anggaran pembangunan tahun 2027 yang akan datang,” tegas Ria Norsan. 

Ia menyebut Kecamatan Air Besar memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan. Tidak hanya sektor ekonomi, tetapi juga budaya dan pariwisata.
Potensi tersebut antara lain produk UMKM, komoditas kopi, pariwisata hingga kekayaan budaya masyarakat.

Menurut Ria, potensi lokal tersebut harus terus dikembangkan agar memiliki nilai tambah dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Potensi masyarakat, UMKM, produk lokal, kopi, pariwisata hingga kekayaan budaya harus terus dikembangkan agar mampu memberikan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Rangkaian Gema Membangun Desa di Serimbu juga tidak hanya diisi dengan pelayanan publik dan dialog pembangunan.

Pemerintah menyiapkan berbagai perlombaan yang melibatkan masyarakat. Hadiah yang disediakan mencapai puluhan juta rupiah.

Ria mengajak masyarakat Serimbu dan desa-desa sekitar ikut memeriahkan kegiatan tersebut.
Berbagai perlombaan yang disiapkan antara lain permainan bola kasti, lari dalam sarung, joget balon dan sejumlah permainan lainnya.

“Hadiah puluhan juta rupiah. Jangan lupa ikuti perlombaan yang kita laksanakan,” ujar Ria.
Kegiatan kemudian akan ditutup dengan hiburan pada Sabtu malam. Pemerintah juga menyiapkan penampilan artis dari Jakarta untuk menghibur masyarakat.

Ia berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat memperkuat kedekatan antara pemerintah dan masyarakat desa.(Andi)


Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar