Polres Kubu Raya Belum Tetapkan Tersangka Meski Klaim Dalami 8 Laporan Kasus Karhutla

11 Maret 2026 13:20 WIB
Polres Kubu Raya saat memasang police line di salah satu area lahan terbakar di Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya.

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Polres Kubu Raya mengklaim tengah mendalami delapan laporan mengenai kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kubu Raya.

Delapan laporan polisi itu disebut telah diproses, namun hingga kini aparat kepolisian belum menetapkan satu pun tersangka.

“Total ada delapan laporan polisi yang sedang kami proses," kata Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, Selasa (11/3/2026).

Ia mengatakan, seluruh laporan saat ini telah dinaikkan ke tahap penyidikan dengan pemeriksaan intensif terhadap saksi maupun barang bukti di lapangan.

"Saat ini masih dalam tahap penyidikan dan pendalaman untuk penetapan tersangka,” ujarnya.

Diketahui, kasus kebakaran lahan terjadi di empat kecamatan, yakni Rasau Jaya, Sungai Raya, Sungai Kakap, dan Sungai Ambawang.

Dari hasil pendataan sementara, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 30 hektare.

Selain itu, meski penyelidikan terus berjalan, Ade mengaku, belum menemukan bukti kuat terkait pemicu kebakaran maupun pelaku yang bertanggung jawab.

“Kami belum menemukan pemicu kebakaran. Karena itu pemeriksaan saksi dan pendalaman hasil olah TKP masih terus dilakukan,” jelas Ade.

Ia juga menegaskan, bahwa sebagian besar lokasi kebakaran berada di lahan milik masyarakat, bukan kawasan perusahaan atau konsesi.

“Belum ditemukan yang masuk wilayah perusahaan,” tegasnya.

Ade memastikan, karhutla di Kubu Raya menjadi atensi serius kepolisian dan pemerintah daerah. Karena itu, Polres Kubu Raya akan melakukan penindakan tegas dan intensif guna menekan jumlah titik api agar tidak terus bertambah.

Ade berpesan, agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena berisiko memicu kebakaran meluas serta berujung proses hukum pidana.

"Kami himbau agar masyarakat tidak membakar lahan, terutama disaat musim kemarau," pesannya. (Greg)


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar