Miris! Bangunan Kelas SDN 23 Sungai Ambawang Sudah Tak Layak, Siswa Belajar Dibayangi Rasa Takut

25 April 2026 15:51 WIB
Kondisi ruangan kelas VI di SD Negeri 23 Sungai Ambawang, Kubu Raya yang dinilai sudah tak layak. (insidepontianak.com/Greg)

KUBU RAYA, insidepontianak.com - Aktivitas belajar mengajar di SD Negeri 23 Sungai Ambawang di Jalan Poros Sadong, Desa Simpang Kanan, Kubu Raya, kian mengkhawatirkan.

Bagaimana tidak? Plafon (penutup rangka atap) lapuk. Lantai ambles. Dinding bergoyang. Siswa yang belajar pun dibayangi rasa takut.

Ruang kelas VI misalnya, lantainya mengalami penurunan sekitar 5 sentimeter. Dan saat diinjak, lantai terasa bergoyang.

Tak hanya itu, tiang penyangga bangunan juga tampak lepas dan keropos. Dinding mulai retak. Membuat guru dan siswa khawatir akan keselamatan mereka.

Bahkan, meja belajar siswa harus digeser sekitar 1,8 meter menjauh dari tembok untuk menghindari risiko jika bangunan sewaktu-waktu roboh.

“Ini sudah mulai turun sejak beberapa bulan terakhir bang,” kata guru SDN 23 Sungai Ambawang, Bambang, Jumat (24/4/2026).

Menurutnya, kerusakan tidak hanya terjadi pada lantai. Plafon kelas juga sudah dibongkar seluruhnya setelah sebagian sempat roboh akibat rangka penyangga yang rusak parah.

Pihak sekolah memilih membongkar plafon agar tidak membahayakan siswa saat proses belajar berlangsung.

“Waktu itu memang plafon mulai turun dan kita lihat ke atas, rengnya ternyata hancur semua,” jelasnya.

Ketua kelas VI SD 23 Sungai Ambawang, Ahmad Gaza Antariksa, mengaku sering merasa takut saat belajar di dalam kelas karena lantai terasa bergerak.

“Goyang biasanya bang, takut juga roboh,” keluhnya.

Selain itu, saat hujan turun, suara air dari atap terdengar jauh lebih keras karena plafon sudah tidak ada.

“Kalau hujan suaranya jadi seperti lebih deras,” tambahnya.

Kondisi ini membuat pihak sekolah berharap adanya perhatian serius dari pemerintah agar bangunan segera diperbaiki dan siswa bisa belajar dengan aman.

Kepala Dinas Pendidikan Kubu Raya, Firdaus mengatakan, bahwa kondisi SDN 23 Sungai Ambawang sudah masuk dalam pendataan dinas.

“Sudah masuk dalam database kami, sedang diupayakan untuk direvitalisasi,” singkatnya. 

Diketahui, SD Negeri 23 Sungai Ambawang memiliki 67 siswa dan 7 guru. Perbaikan sekolah sangat diharapkan, guna menjamin keselamatan proses ngajar-mengajar. (Greg)


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar