Peringati Otda, Wabup Kubu Raya Tegaskan Anggaran Tak Boleh Habis untuk Seremoni

27 April 2026 10:53 WIB
Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, memimpin upacara Hari Otonomi Daerah ke-30, Senin (27/4/2026). (Istimewa)

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Peringatan Hari Otonomi Daerah 2026 menjadi momentum penegasan efisiensi. Anggaran daerah harus berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. 

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya pun menekankan pengelolaan anggaran wajib sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Anggaran tak boleh habis untuk seremoni. Wajib tepat guna. Supaya berdampak langsung bagi kemajuan daerah.

“Jangan sampai anggaran habis untuk seremoni. Masyarakat masih butuh pelayanan maksimal,” pesan Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, saat memimpin upacara Hari Otonomi Daerah ke-30, Senin (27/4/2026).

Ia menegaskan, penggunaan anggaran harus terukur dan memberi nilai tambah nyata. Belanja publik dan pembangunan menjadi prioritas.

Menurutnya, ada empat prinsip efisiensi yang harus dijalankan: Pertama, kegiatan sederhana. Kedua, optimalisasi sumber daya. Ketiga, anggaran berdampak nyata.
Keempat, hindari pemborosan.

Selain itu, Sukiryanto menekankan pentingnya sinergi pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan.

Sebab, baginya, pemerintah daerah bukan sekadar pelaksana program, tetapi mitra aktif dalam merancang kebijakan sesuai potensi lokal.

“Kalau pusat dan daerah berjalan bersama, pembangunan lebih merata dan tepat sasaran,” ujarnya.

Ia berharap semangat otonomi daerah mendorong pemerintahan yang efektif, efisien, dan benar-benar hadir untuk masyarakat.***


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar