28 Ribu Hektare Sawah Kubu Raya Masih Tanam Sekali, Pemerintah Kejar IP Jadi Dua Kali

28 April 2026 14:51 WIB
Lahan pertanian di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya, Selasa (28/4/2026). (insidepontianak.com/Greg)

KUBU RAYA, insidepontianak.com - Kabupaten Kubu Raya dinilai masih memiliki peluang besar untuk meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya pada komoditas padi, melalui peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dari satu kali tanam menjadi dua kali dalam setahun.

Direktur Konservasi dan Pengembangan Sumber Air Pertanian Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Asmarhansyah, menyebut luas lahan pertanian di Kubu Raya mencapai sekitar 28 ribu hektare. Namun mayoritas masih berada pada IP 1.

Kondisi tersebut berarti petani baru melakukan satu kali tanam dalam setahun, sehingga potensi peningkatan produksi masih sangat terbuka.

“Kalau kita meningkatkan IP, otomatis kita akan meningkatkan kualitas pertanian kita,” kata Asmarhansyah usai kegiatan gebyar tani di Desa Kuala Dua, Selasa (28/4/2026).

Ia menegaskan, target swasembada pangan yang telah dicanangkan Presiden Prabowo harus dijaga agar tidak hanya tercapai, tetapi juga berkelanjutan dalam jangka panjang.

Salah satu langkah utama untuk mewujudkan hal tersebut adalah penguatan pengendalian irigasi dan konservasi sumber air pertanian.

Menurutnya, ancaman kemarau panjang yang diperkirakan mulai terasa pada Juni hingga Juli harus diantisipasi sejak sekarang. Beberapa daerah bahkan telah mulai mengalami kekeringan.

Pihaknya pun sejak awal Maret telah mengingatkan daerah agar segera melakukan langkah antisipasi, termasuk pembangunan embung dan infrastruktur konservasi air lainnya.

“Upayanya harus dilakukan. Infrastruktur air harus diperhatikan, konservasi bisa melalui embung dan lainnya,” ujarnya.

Selain persoalan air, masih terbatasnya sumber daya manusia di sektor pertanian juga menjadi tantangan. 

Karena itu, bantuan alat dan mesin pertanian terus digerakkan untuk mendukung proses olah lahan, tanam hingga panen.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kubu Raya, Agus Siswandi, mengatakan pemerintah daerah mendapat arahan untuk meningkatkan luas tanam dan produktivitas padi.

Ia mengakui, saat ini mayoritas petani di Kubu Raya masih menanam padi satu kali setahun.

“Minimal dalam satu tahun bisa dua kali tanam, sehingga produktivitas meningkat dan otomatis petaninya semakin sejahtera,” ujarnya.

Pemkab Kubu Raya bersama pemerintah pusat dan provinsi kini terus mendorong percepatan peningkatan IP agar target ketahanan pangan daerah dapat tercapai lebih optimal. (Greg)


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar