Jembatan Desa Kubu Ambruk, DPRD Kalbar Tagih Janji Politik Gubernur
KUBU RAYA, insidepontianak.com – Ambruknya jembatan utama Desa Kubu, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, menjadi peringatan keras bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Pasalnya, infrastruktur vital yang selama ini menjadi penghubung Desa Kubu dan Teluk Nangka itu kini lumpuh setelah diduga dihantam arus sungai disertai tumpukan apung dan sampah.
Anggota DPRD Kalbar, Agus Sudarmansyah, menegaskan pembangunan jembatan tersebut tidak boleh lagi ditunda.
Ia bahkan, menyebut proyek itu merupakan bagian dari janji politik gubernur di wilayah Kubu.
“Saya janji akan kawal dan saya akan todong Pak Gubernur (Ria Norsan), karena merupakan salah satu janji politiknya di wilayah Kubu,” tegas Agus, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, pembangunan jembatan sebenarnya telah masuk dalam pembahasan prioritas APBD 2027 antara Badan Anggaran DPRD Kalbar dan Tim Anggaran Pemprov Kalbar.
DPRD dapil Kubu Raya-Mempawah itu tak menampik, bahwa proyek tersebut belum terealisasi tahun ini, karena adanya miskomunikasi dalam proses penganggaran.
“Harusnya kalau tidak ada miskomunikasi tahun ini jembatannya sudah bisa dibangun, tapi karena ada satu dan lain hal akhirnya harus tertunda,” jelasnya.
Agus menilai, kondisi jembatan yang kini ambruk menjadi bukti bahwa pembangunan tak bisa lagi menunggu terlalu lama.
Sebab, akses tersebut merupakan jalur penting bagi aktivitas masyarakat, termasuk mobilitas warga dan distribusi hasil ekonomi.
“Bagaimana pun tahun depan jembatan ini wajib dibangun,” pungkasnya. (Greg)
Penulis : Gregorius
Editor : -
Tags :

Leave a comment