PLN UIP Kalbar Perketat Pengawasan K3L di Proyek GI 150 kV Ambawang
KUBU RAYA, insidepontianak.com — PLN UIP Kalimantan Bagian Barat, memperketat penerapan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) pada proyek infrastruktur ketenagalistrikan.
Langkah ini ditunjukkan lewat inspeksi mendadak di lokasi pembangunan Gardu Induk (GI) 150 kV Ambawang dan Incomer 2 phi Siantan–Tayan, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (2/7/2026).
Inspeksi dipimpin langsung oleh Senior Manager Operasi Konstruksi PLN UIP KLB, Nimrot Tambunan, bersama Manager UPP KLB 1, Muhammad Iqbal. Tim PLN PUSMANPRO UPMK II dan kontraktor pelaksana turut mendampingi peninjauan tersebut.
Di lapangan, tim memeriksa kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), kelayakan peralatan kerja, hingga kondisi area konstruksi. Peninjauan ini bertujuan memetakan potensi bahaya sejak dini.
Tak hanya mengecek fisik proyek, manajemen PLN juga berdialog dengan pengawas dan pekerja lapangan. Mereka menekankan pentingnya kedisiplinan serta keberanian melaporkan potensi bahaya (hazard reporting).
Manager PLN UPP KLB 1, Muhammad Iqbal, menegaskan bahwa pengawasan rutin ini berfungsi sebagai sarana pembinaan terhadap personel.
"Kami ingin memastikan seluruh pekerja paham bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Pengawasan di lapangan menjadi sarana pembinaan agar standar K3L diterapkan secara konsisten," tegas Iqbal.
Sementara itu, General Manager PLN UIP KLB, Susilo, menambahkan bahwa budaya keselamatan tidak cukup hanya dibangun lewat aturan tertulis.
"K3L butuh pengawasan konsisten dan komunikasi yang baik," ujarnya.
Dengan budaya keselamatan yang kuat, pembangunan infrastruktur listrik dapat berjalan aman, cepat dan berkualitas.***
Penulis : Dina Prihatini Wardoyo/UIP/biz
Editor : -

Leave a comment