Kualitas Udara di Kubu Raya Menurun, Sekolah Diminta Sesuaikan Aktivitas Belajar
KUBU RAYA, insidepontianak.com – Kualitas udara di Kabupaten Kubu Raya dalam beberapa hari terakhir terus menurun akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menyikapi kondisi itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat mengeluarkan imbauan kepada seluruh satuan pendidikan untuk menyesuaikan aktivitas belajar-mengajar.
Imbauan tersebut tertuang dalam surat bernomor 400.3.1/1026/DIKBUD-A tertanggal 10 Agustus 2026.
Kepala Disdikbud Kubu Raya, Sy Muhammad Firdaus, menjelaskan kondisi kualitas udara di saat ini bersifat fluktuatif.
Oleh karena itu, kebijakan pembelajaran di sekolah disesuaikan dengan kondisi riil di wilayah masing-masing.
“Sekolah yang terdampak kabut asap secara langsung dapat melakukan penyesuaian,” ujarnya kepada Insidepontianak.com, Senin (10/8/2026).
Artinya sekolah di wilayah yang terdampak paparan asap dapat mengatur kembali jam masuk dan jam pulang sekolah setelah berkoordinasi dengan pengawas.
Bahkan, jika Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) sudah tidak memungkinkan untuk pembelajaran tatap muka (PTM), sekolah diperbolehkan menerapkan pembelajaran daring.
Sebaliknya, sekolah yang tidak terdampak langsung tetap dapat melaksanakan aktivitas belajar secara normal.
Di sisi lain, seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan diimbau selalu menggunakan masker.
Aktivitas di luar ruangan seperti upacara bendera, olahraga, dan kegiatan ekstrakurikuler juga diminta dikurangi hingga kondisi udara membaik.
“Kami juga meminta sekolah segera berkoordinasi dengan puskesmas terdekat apabila ada siswa yang mengalami gangguan kesehatan dan membutuhkan penanganan medis,” pesannya.***
Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment