Pemkab Landak Tetap Lanjutkan Program Ketahanan Pangan di Tengah Keterbatasan Anggaran

9 Maret 2026 14:17 WIB
Bupati Kabupaten Landak, Karolin Margret Natasa. (Istimewa)

LANDAK, insidepontianak.com – Pemerintah Kabupaten Landak menegaskan komitmennya untuk tetap memperkuat ketahanan pangan daerah.

Karena itu, pembangunan sektor pertanian dipastikan tetap menjadi prioritas meski APBD Kabupaten Landak tahun 2026 mengalami pemangkasan mencapai Rp240 miliar.

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, mengatakan pengembangan komoditas jagung menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah.

Pada 2024, luas tanam jagung di Kabupaten Landak tercatat mencapai 5.485,2 hektare. Pada 2025, pemerintah menargetkan peningkatan hingga 8.135,7 hektare.

Artinya, ada tambahan sekitar 3.000 hektare lahan tanam yang harus dicapai dalam satu tahun melalui kerja sama lintas sektor.

“Kalau target itu bisa kita capai, kontribusi Landak terhadap penguatan pangan di Kalimantan Barat akan jauh lebih besar. Ini yang sedang kita dorong bersama,” ujar Karolin, Senin (9/3/2026).

Untuk mendukung target tersebut, pemerintah daerah berencana melaksanakan tanam perdana jagung pada bulan ini. Kegiatan itu akan melengkapi demplot atau lahan percontohan yang telah ada sebelumnya.

Karolin menegaskan program tersebut dilakukan agar gerakan perluasan tanam tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar berlanjut di lapangan.

Menurutnya, peningkatan produksi jagung tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah daerah.

Program ini membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari aparat pemerintah, kelompok tani, pelaku usaha, hingga pemerintah provinsi dan pusat.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Semua harus terlibat. Kuncinya kolaborasi dan pengawalan yang serius agar program ini benar-benar berjalan,” tegasnya.***


Penulis : Wahyu
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar