Banjir Rendam Sejumlah Dusun di Kecamatan Meranti Landak, Air Masih Naik

3 Mei 2026 15:55 WIB
Kondisi banjir di Dusun Tahu, Desa Tahu, Kecamatan Meranti, Kabupaten Landak nyaris menenggelamkan rumah, Minggu (3/5/2026). (Istimewa)

LANDAK, insidepontianak.com – Banjir melanda sejumlah desa di Kecamatan Meranti, Kabupaten Landak, sejak Sabtu (2/52027) malam. Air mulai naik sekitar pukul 00.00 WIB. Hingga Minggu pagi belum surut.

Di Dusun Meranti Hulu, Desa Meranti, ketinggian air mencapai 40 hingga 100 sentimeter. Pekarangan rumah, lahan pertanian, hingga jalan utama warga terendam.

Di Desa Tahu, dua dusun pun kebanjiran. Di Dusun Tahu, 14 kepala keluarga atau 51 jiwa terdampak. Sementara di Dusun Sekiok, 20 kepala keluarga dengan 63 jiwa juga terdampak.

Sejumlah fasilitas umum ikut terendam. Jalan penghubung menuju Desa Selange dan Desa Tahu tergenang. Mobilitas warga terganggu.

Kepala BPBD Kabupaten Landak, Suseno Caroko Hadi, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dan terus memantau kondisi babjir di lapangan.

“Kemarin di Reo Majo juga banjir. Namun air sudah surut,” ujarnya. 

Banjir di Desa Tahu dan Desa Meranti masih terus naik akibat curah hujan tinggi membuat sungai kapuas meluap. 

“Hingga pagi tadi, air masih naik perlahan. Untuk daerah lain, belum ada update tambahan,” katanya.

BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama jika hujan masih tinggi. Pemantauan terus dilakukan agar langkah penanganan bisa segera diambil jika situasi memburuk.***


Penulis : Wahyu
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar