Pemkab Landak Andalkan Jemput Bola dan Layanan Online untuk Genjot PAD

18 Mei 2026 14:17 WIB
Layanan pembayaran pajak di Badan Pajak dan Retribusti Daerah Kabupaten Landak/ist

LANDAK, Insidepontianak.com - Pemerintah Kabupaten Landak terus mencari berbagai cara untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat.

Kepala Badan Pengelola Retribusi dan Pajak Daerah (BPRD) Kabupaten Landak, Rosalia Elisabet, mengatakan pemerintah daerah kini dituntut lebih aktif menggali potensi pendapatan daerah agar pelaksanaan pembangunan tetap berjalan.

“Sesuai arahan pusat, kita di daerah harus berusaha meningkatkan PAD,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Untuk meningkatkan penerimaan daerah, Pemkab Landak menerapkan sejumlah strategi, mulai dari sistem jemput bola hingga penguatan layanan pembayaran pajak secara elektronik.

“Kami mengusahakan bermacam cara, seperti jemput bola langsung ke masyarakat dan layanan elektronik atau sistem online,” kata Rosalia.

Menurutnya, pola jemput bola dilakukan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan pelayanan pembayaran pajak tanpa harus datang jauh ke pusat layanan.

Selain itu, digitalisasi pembayaran juga mulai diperkuat untuk mempermudah masyarakat melakukan transaksi pajak secara cepat dan praktis.

Tak hanya itu, BPRD Landak juga menggencarkan sosialisasi pajak hingga ke kecamatan-kecamatan guna meningkatkan kesadaran masyarakat.

Rosalia mengatakan tahap pertama sosialisasi telah selesai dilaksanakan. Sementara tahap kedua dijadwalkan berlangsung pada Juli, dan tahap ketiga direncanakan pada September atau Oktober mendatang.

“Kami akan melihat kembali bagaimana peningkatan pendapatan dan pembayaran pajak dari masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sosialisasi tersebut tidak hanya berfokus pada PBB, tetapi mencakup seluruh jenis pajak daerah, mulai dari kendaraan bermotor, pajak restoran, hingga mineral bukan logam dan batuan.

“Kami selalu melakukan sosialisasi di kecamatan maupun di tempat-tempat ramai,” katanya.

Rosalia berharap upaya yang dilakukan pemerintah daerah dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk membayar pajak sehingga target PAD Kabupaten Landak tahun 2026 bisa tercapai. (*)


Penulis : Ya Wahyu
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar