Cegah Karhutla di Puncak Kemarau, Bupati Karolin Minta Warganya Stop Dulu Bakar Lahan
LANDAK, insidepontianak.com — Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, meminta masyarakat menghentikan aktivitas pembakaran lahan. Sebab, kemarau saat ini tengah berada pada puncaknya.
Kegiatan membakar lahan di musim kering sangat berbahaya, sulit dikendalikan, dan berpotensi meluas menjadi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Karena itu, Karolin menegaskan praktik kearifan lokal berladang yang memungkinkan penggunaan api terbatas harus tunduk pada aturan ketat. Tidak boleh abai. Wajib terkendali.
“Untuk berladang harus diatur dengan baik. Di luar itu, jikalau ada yang punya rencana untuk membuka kebun, tidak diperkenankan membakar,” tegasnya.
Ia pun meminta kerja sama seluruh masyarakat untuk mewaspadai dampak musim kemarau dan mencegah karhutla secara bersama-sama.
“Situasi asap juga sudah mulai terasa di Ngabang. Stop dulu deh bakar-bakarnya,” pesannya.
Dalam menghadapi ancaman karhutla, Pemkab Landak memastikan koordinasi lintas sektor terus diperkuat serta kegiatan patroli lapangan kian ditingkatkan.
Selain iti, penetapan status siaga darurat karhutla juga telah diberlakukan pemerintah daerah sebagai bentuk kewaspadaan sejak bulan lalu.
“Kita sudah siaga sejak Juli,” pungkasnya.***
Penulis : Wahyu
Editor : -

Leave a comment