Anggaran Penanganan Karhutla Landak Minim, Karolin: Kami Masih Memutar Otak
LANDAK, Insidepontianak.com – Pemerintah Kabupaten Landak menghadapi keterbatasan anggaran untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan, keterbatasan anggaran terjadi setelah alokasi NAK/TKD mengalami pengurangan cukup besar.
“Anggaran kita minim banget ya, NAK/TKD berkurang jauh. Jadi memang kita masih memutar otak,” kata Karolin, Rabu (2/9/2026).
Menurutnya, pemerintah daerah masih memiliki dana bantuan tidak terduga (BTT).
Namun, jumlahnya juga terbatas sehingga penggunaannya harus dioptimalkan untuk kebutuhan paling mendesak di lapangan.
Untuk sementara, Pemkab Landak akan memprioritaskan dukungan bagi petugas yang melakukan penanganan karhutla.
Dukungan tersebut terutama untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum petugas, biaya transportasi, serta kebutuhan operasional lainnya.
“Paling tidak untuk makan-minum, untuk biaya transportasi,” ujarnya.
Karolin mengatakan, jika kondisi keuangan daerah memungkinkan, pemerintah juga akan berupaya menambah peralatan yang dibutuhkan petugas untuk menangani kebakaran.
Beberapa peralatan yang menjadi perhatian antara lain selang dan mesin air, menyesuaikan dengan kondisi serta kemampuan keuangan daerah.
“Kalau memang memungkinkan mungkin menambah beberapa peralatan, berkaitan selang, mesin air, dan sebagainya sesuai dengan kondisi kemampuan daerah,” katanya.
Keterbatasan anggaran tersebut membuat pemerintah daerah harus menentukan skala prioritas agar penanganan karhutla tetap dapat berjalan dengan sumber daya yang tersedia. (*)
Penulis : Ya Wahyu
Editor : -

Leave a comment