Peringati Hari Bumi, Wagub Kalbar: Investasi Sudah Cukup, Fokus Lindungi Hutan yang Tersisa

24 April 2026 11:47 WIB
Waki Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan didampingi Kepala DLH Kalbar, Adi Yani diwawancarai wartawan. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menegaskan komitmennya mendukung pelestarian alam.

Ia mengingatkan, hutan di Kalbar kian tertekan seiring meluasnya investasi. Karena itu, menurutnya, eksploitasi harus dikendalikan dan diarahkan pada upaya perlindungan.

“Investasi sudah cukup di Kalbar. Hutan tinggal sedikit. Mari kita jaga bersama,” ajaknya saat menghadiri peringatan Hari Bumi bertema Our Planet Our Power, Jumat (24/4/2026).

Peringatan Hari Bumi itu turut dirangkai dengan Expo Produk Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) serta peluncuran Yayasan Prakarsa Alam Indonesia (Pranaraya).

Krisantus menegaskan, Hari Bumi bukan sekadar momentum seremoni. Tetapi peringatan serius bahwa arah pembangunan harus berubah dan berbasis lingkungan.

“Pemprov Kalbar akan terus mendorong pembangunan berkelanjutan yang sejalan dengan perlindungan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyatakan dukungan kepada para pegiat lingkungan. Menurutnya, mereka berada di garis depan dalam menjaga hutan di tengah tantangan yang tidak ringan.

“Saya beri semangat untuk para penjaga hutan. Perjuangan kalian penting,” katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kalbar, Adi Yani, juga menyampaikan hal senada. Hari Bumi, kata dia, harus menjadi pengingat bahwa manusia adalah bagian dari ekosistem.

Karena DLHK terus membuka ruang kolaborasi dalam upaya melestarikan lingkungan dan menjaga hutan.

“Ini kerja bersama. Harus konsisten,” ujarnya.

Direktur Pranaraya, Rahmawati, menyebut momentum peringatan Hari Bumi ini sebagai langkah awal yang penting. Pihaknya siap berkolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pihak.

“Kami ingin memberi dampak nyata bagi bumi,” katanya.

Country Director Fauna & Flora Indonesia Programme, Cahyo Nugroho, turut menyampaikan dukungan. Ia optimistis Pranaraya dapat melanjutkan upaya konservasi di Kalbar.

“Harus berkelanjutan, adaptif, dan berpijak pada kearifan lokal,” pungkasnya.***


Penulis : Dina Prihatini Wardoyo
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar