Tak Harus Pulang Kampung, Oleh-oleh Khas Pontianak Kini Bisa Dikirim Pakai Lion Parcel

28 Juni 2026 22:34 WIB
Pelaku UMKM Pontianak kerap mengandalkan layanan Lion Parcel untuk mengirimkan pesanan pelanggan di luar kota. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com - Pontianak sangat dikenal dengan keragaman kulinernya. Mulai dari makanan khas hingga aneka camilan tradisional.

Seiring meningkatnya permintaan dari luar kota, para pelaku usaha kuliner lokal kini mengandalkan layanan pengiriman kilat untuk memperluas pasar.

Melihat potensi besar ini, Lion Parcel terus menghadirkan solusi logistik guna mendukung produk lokal.

Langkah ini sekaligus memudahkan masyarakat luar daerah mengakses kuliner khas Pontianak tanpa harus datang langsung.

Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto, menegaskan komitmennya dalam mendukung UMKM daerah.

Untuk memfasilitasi pengiriman makanan yang bersifat sensitif terhadap waktu (time-sensitive), Lion Parcel meluncurkan layanan BOSSPACK.

"Layanan BOSSPACK menawarkan estimasi pengiriman satu hari untuk rute Pontianak-Jakarta. Tarifnya sangat ramah kantong, mulai dari Rp25.000 per kilogram," ujar Kenny.

Selain itu, Lion Parcel juga merilis fitur Kulioner di aplikasinya. Fitur ini memudahkan pelanggan berburu kuliner legendaris Pontianak secara langsung seperti kue lapis, chai kue, bingke, lempok durian, hingga hekeng. Pelanggan cukup memesannya lewat menu Kulioner di aplikasi.

Kemudahan logistik ini diakui oleh Djohan Halim, pemilik Le Gita Cakes. Toko kue legendaris yang berdiri sejak 1972 ini sering mengirim kue lapis ke luar daerah, terutama Jakarta.

"Kue lapis butuh penanganan hati-hati dan tepat waktu agar kualitasnya terjaga. Saya pakai Lion Parcel karena pengirimannya cepat, aman, dan timnya sangat responsif," kata Djohan.

Manfaat serupa dirasakan oleh Rahmi Puspita Sari, Head Admin La Gramma. Toko kue lapis modern ini sangat terbantu, terutama saat pesanan melonjak menjelang Imlek dan Idulfitri.

"Fasilitas free pick up terjadwal setiap hari sangat membantu. Tim kami bisa fokus ke produksi. Ketika ada kendala volume pengiriman tinggi, tim mereka juga sigap mencarikan solusi," tutur Rahmi.

Tak hanya toko kue, pemilik toko oleh-oleh Alfa Lim, Lim Mui Hong, dan pemilik toko Along, Pondi, juga merasakan dampak positifnya.

Bisnis mereka kini bisa menjangkau pelanggan hingga ke seluruh Indonesia dengan aman, tepat waktu, dan harga yang kompetitif.

Melalui dukungan logistik yang andal, kuliner Pontianak kini punya peluang lebih besar untuk membumi di tingkat nasional sekaligus mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.***


Penulis : Dina Prihatini Wardoyo/biz
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar