Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026, Edi Kamtono Ikut Larut Rayakan Kemenangan La Roja
PONTIANAK, insidepontianak.com – Magnet nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 tidak hanya memikat anak muda. Tetapi, juga menjadi hiburan para pejabat daerah.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono pun tak ketinggalan menikmati euforia laga puncak pesta sepak bola empat tahunan tersebut.
Ia membaur bersama ribuan warga di depan Kantor Wali Kota Pontianak, Jalan Rahadi Oesman, Senin (20/7/2026) dini hari.
Hingga laga selesai, ia tak beranjak pulang. Fasilitas layar lebar yang disiapkan pemerintah kota membuat suasana di depan Taman Alun-Alun Kapuas kian semarak.
Edi Kamtono datang mengenakan jersey Spanyol. Sebagai simbol dukungan terhadap La Roja. Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin juga tak mau kalah.
Ia juga datang nobar dengan semangat mengenakan jersy yang sama. Laga final antara Spanyol dan Argentina pun berlangsung dramatis.
Arena nobar larut dalam ketegangan sebelum akhirnya sorak-sorai kemenangan menggema meriah.
Spanyol mengunci gelar juara lewat gol tunggal Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu atau extra time kedua.
Lionel Messi dan kawan-kawan dipaksa menyerah setelah sebelumnya harus bermain dengan 10 orang akibat kartu merah di menit ke-90+3.
Menurut Edi Kamtono, laga pemungkas ini merupakan salah satu partai final terbaik. Pertandingan menyajikan tensi tinggi sekaligus menunjukkan kualitas permainan kelas dunia yang apik.
“Sampai menit terakhir, bahkan hingga perpanjangan waktu, atmosfernya masih sangat menegangkan,” ujarnya usai laga.
Sebagai pendukung La Roja, Edi mengaku sangat puas atas gelar juara ini. Spanyol dinilai tampil impresif lewat permainan kolektif yang aktif, sportif, dan mengandalkan talenta muda.
Di sisi lain, ia juga mengapresiasi lautan manusia yang memadati area nobar yang disediakan Pemerintah Kota Pontianak.
Lintas generasi larut dalam kegembiraan yang sama. Bagi Edi, momen ini melampaui sekat sepak bola dan menjadi ruang silaturahmi yang hangat bagi warga.
Atmosfer seru itu pun dirasakan oleh Wandi, warga Sungai Jawi. Ia sengaja datang lebih awal demi mendapat posisi menonton yang nyaman.
“Kalau nonton ramai-ramai begini rasanya beda jauh dengan di rumah. Semua ikut tegang, ikut berteriak, dan ikut senang waktu Spanyol juara,” ucap Wandi ceria.
Hal senada juga diungkapkan Reza, warga Pontianak Utara. Berkumpul di ruang terbuka menjadi hiburan positif sekaligus ajang reuni yang mengasyikkan.
“Saya nonton bersama teman-teman kuliah dulu. Jadi sekalian silaturahmi sambil menikmati final yang seru sampai akhir,” pungkasnya.***
Penulis : Abdul Halikurrahman/ril
Editor : -
Tags :

Leave a comment