Wagub Kalbar: BNPB Bantu Lima Helikopter Tangani Karhutla, Dua Unit Difokuskan di Ketapang

7 Agustus 2026 13:50 WIB
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Pelang, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian meluas di sejumlah daerah.

Penanggulangan secara cepat sangat mendesak setelah peristiwa kebakaran lahan di Kabupaten Ketapang menelan korban jiwa seorang warga beberapa waktu lalu.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan menyampaikan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) telah mengalokasikan lima unit helikopter untuk membantu percepatan pemadaman dari udara.

"Kemarin kami sudah berkoordinasi dengan Kepala BNPB. Syukur alhamdulillah kita mendapat bantuan lima helikopter," ujarnya, Jumat (7/8/2026).

Tiga unit helikopter bantuan BNPB akan difokuskan untuk operasi pemadaman di wilayah Kubu Raya, Mempawah, dan sekitarnya.

Sementara dua unit lainnya disiagakan khusus di Kabupaten Ketapang yang menjadi perhatian utama akibat munculnya korban jiwa.

Meski eskalasi meningkat, Pemprov Kalbar belum menaikkan status penanganan karhutla. Pemerintah masih terus memantau perkembangan di lapangan sembari mengoptimalkan pemadaman darat dan udara.

"Kalau memang kondisinya makin tidak terkendali, statusnya baru akan dinaikkan," tegas Krisantus.

Ia pun mengingatkan seluruh pemerintah kabupaten/kota agar tidak lengah menghadapi puncak musim kemarau.

BPBD di setiap daerah diminta meningkatkan kesiapsiagaan, melakukan patroli rutin, serta memantau perkembangan titik api selama 24 jam.

"Kita harus terus waspada. Kondisi cuaca yang sangat kering seperti ini membuat potensi kebakaran sangat besar," pesannya.

Pemprov Kalbar berharap dukungan armada udara dari BNPB dapat mempercepat pengendalian titik api sehingga dampak asap tidak semakin memburuk.***


Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar