22 KK di Pal V Pontianak Terima Bantuan Bedah WC, Zulfydar: Sanitasi Layak Tingkatkan Kualitas Hidup
PONTIANAK, insidepontianak.com – Sebanyak 22 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Pal V, Kota Pontianak, menerima bantuan pembangunan fasilitas sanitasi melalui program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas).
Program bedah WC tersebut merupakan bagian dari aspirasi pokok pikiran (pokir) Anggota DPR RI asal Kalimantan Barat, Boyman Harun, untuk membantu warga mendapatkan fasilitas sanitasi yang layak dan sehat.
Koordinator pelaksana program, Zulfydar Zaidar Mochtar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Boyman atas perhatian berkelanjutannya bagi masyarakat Kota Pontianak.
Zulfydar menyebut, telah banyak program pemberdayaan yang direalisasikan Boyman di Pontianak, mulai dari bedah rumah, bedah WC, hingga program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).
"Alhamdulillah, ada 22 warga Pal V yang kembali mendapatkan manfaat program bedah WC yang diperjuangkan Pak Boyman Harun," ucapnya, Selasa (11/8/2026).
Menurut Zulfydar, ketersediaan sanitasi layak bukan sekadar menyediakan tempat buang air, melainkan berpengaruh langsung terhadap derajat kesehatan dan kualitas sumber daya manusia.
“Kalau lingkungan sehat dan WC-nya bagus, dampaknya sangat signifikan untuk menyiapkan generasi kita menyambut Bonus Demografi 2045,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penerima bantuan ditentukan berdasarkan proses pendataan dan koordinasi erat bersama pihak kelurahan yang mengantongi data riil kondisi masyarakat.
“Kami berkoordinasi dengan masyarakat dan Pak Lurah Pal V, Pak Deni, selaku penanggung jawab wilayah. Kelurahan memiliki data lengkap terkait kebutuhan bedah rumah, bedah WC, dan bantuan lainnya,” jelas Zulfydar.
Ia menambahkan, beberapa tahun lalu masih kerap ditemukan warga yang belum memiliki fasilitas sanitasi memadai. Berkat sinergi bersama Dinas PUPR dan Wali Kota Edi Kamtono kala itu, kawasan-kawasan rentan sanitasi berhasil ditangani secara bertahap.
Sementara itu, Lurah Pal V, Deni Saputra, memastikan seluruh penerima manfaat program bedah WC ini merupakan warga yang tepat sasaran. Pendataan dilakukan secara cermat bersama perangkat RT dan RW setempat.
“Pendataan dibantu kawan-kawan RT dan RW di lapangan karena mereka yang paling tahu kondisi warganya di bawah,” kata Deni.
Deni menerangkan, data mentah dari RT dan RW kemudian dikombinasikan dengan usulan yang masuk, lalu diseleksi ketat bersama tim teknis hingga menghasilkan 22 calon penerima manfaat akhir.
“Data basis yang kami himpun ini mempermudah penyaluran program bantuan dari Pokir Pak Boyman Harun sehingga benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.***
Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment